KAPOLDA

Aksi Humanis Bhabinkamtibmas Malangga, Antar Anak Sekolah Menyeberang Jembatan Darurat

TOLITOLI
Aksi Nyata Aipda Adris Menjaga Keselamatan Anak Sekolah di Desa Malangga. FOTO (DOK. HUMAS POLRES TOLITOLI/POLDA SULTENG)
HPN

TOLITOLI – Di tengah keterbatasan infrastruktur akibat jembatan utama ambruk diterjang banjir, kepedulian aparat kepolisian kembali menyentuh hati warga Desa Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. Bhabinkamtibmas Malangga, Aipda Adris, menunjukkan pengabdian nyata dengan membantu anak-anak sekolah menyeberang jembatan darurat menuju SDN Malangga Selatan.

Jembatan yang rusak tersebut merupakan satu-satunya akses keluar masuk Desa Malangga. Putusnya jalur penghubung itu berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, terutama para pelajar yang setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan demi dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar.

HPN HPN

Sebagai langkah darurat, warga bersama aparat setempat membangun jembatan penyeberangan sementara dari balok kayu selebar sekitar 20 sentimeter dengan panjang kurang lebih 25 meter.

BACA JUGA; Truk Terlibat Kecelakaan Maut di Jalan Trans Sulawesi, Dua Pengendara Motor Tewas

Meski sederhana dan rawan, jembatan kayu tersebut kini menjadi satu-satunya penghubung warga Malangga dengan dunia luar.

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan, Aipda Adris turun langsung ke lokasi.

BACA JUGA; Komisi Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi Masyarakat di UIN Datokarama Palu

Dengan penuh kehati-hatian, ia mendampingi dan membantu para siswa satu per satu menyeberangi jembatan darurat tersebut, memastikan mereka tiba di sekolah dengan selamat.

“Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya soal keamanan, tetapi juga kepedulian dan kemanusiaan,” ujar salah seorang warga Malangga yang menyaksikan aksi tersebut.

Aksi humanis ini memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi anak-anak Malangga untuk tetap bersekolah meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan risiko perjalanan.

Namun demikian, kondisi jembatan darurat sangat bergantung pada cuaca.

BACA JUGA; Mahasiswa Turun ke Jalan, Suarakan “Morowali Bukan Anak Tiri Pembangunan”

Saat hujan deras dan banjir kembali terjadi, jembatan kayu berpotensi hanyut terseret arus, yang dapat menyebabkan akses Desa Malangga kembali terputus total.

Kisah kepedulian Bhabinkamtibmas Malangga ini menjadi gambaran nyata pengabdian aparat kepolisian yang hadir bersama masyarakat di masa sulit.

BACA JUGA; Bayi Enam Bulan Tewas Diduga Dianiaya Ayah Kandung di Tangsel

Warga berharap adanya perhatian serius dan solusi jangka panjang dari pemerintah daerah agar pembangunan jembatan permanen di Desa Malangga segera direalisasikan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.

HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!