Aksi Sadis di Palu, Konter BRIlink Disatroni Perampok Bersenjata Badik, Korban Diancam Dibunuh Jika Berteriak

palu
Ilustrasi aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di sebuah konter BRIlink. FOTO; DOK. TRIBRATANEWS/IST.

Palu – Aksi pencurian dengan kekerasan menggemparkan warga setelah sebuah konter BRIlink di Jalan Veteran, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore menjadi sasaran perampok, Senin (30/3/2026) siang.

Peristiwa menegangkan itu terjadi sekitar pukul 12.48 Wita, saat korban, Salma Nisa (24), tengah berada seorang diri di dalam konter.

Tanpa diduga, pelaku datang dan mengetuk pintu samping, seolah hendak bertransaksi.

Namun, situasi berubah drastis ketika pintu dibuka.

Pelaku langsung menerobos masuk, mendorong korban, lalu menodongkan senjata tajam jenis badik sambil mengancam akan menghabisi nyawa korban jika berteriak.

Dalam kondisi terancam, korban dipaksa bersembunyi di bawah meja.

Pelaku dengan leluasa mengambil uang tunai sekitar Rp13 juta yang berada di atas meja konter.

Tak berhenti di situ, pelaku juga sempat memerintahkan korban untuk menghadap ke dinding sebelum akhirnya kabur dari lokasi kejadian.

Korban baru melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian pada pukul 16.15 Wita di hari yang sama.

Kapolresta Palu, Kombes Pol Hari Rosena, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan tim kepolisian telah bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

“Tim kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap identitas pelaku,” ujar Kapolresta Palu dikutip dari Tribratanews Polda Sulteng, portal resmi Polri, Sabtu, 4 April 2026.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha layanan keuangan seperti BRIlink, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.

“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” tegasnya.

Hingga kini, aparat masih terus memburu pelaku yang melarikan diri dan mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi kriminal tersebut. (LAPORAN : ANDIKA/REDAKSI)

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN
error: Content is protected !!