KAPOLDA HPN

Mayat Anak 7 Tahun Ditemukan Terapung di Pelabuhan PELNI Luwuk

MAYAT
Polisi segera menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal kasus penemuan mayat anak laki-laki di Pelabuhan PELNI Kelurahan Karaton Kecamatan Luwuk, Banggai, Minggu pagi (11/1/2026). Penemuan korban yang diketahui bernama Muh. Alfatih (7) itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 Wita oleh seorang petugas Syahbandar, Adi Cristopel (48) warga Jalan Gunung Lompobatang Luwuk. FOTO; DOK. HUMAS POLRES BANGGAI.
HPN

LUWUK — Warga Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang anak laki-laki di kawasan Pelabuhan PELNI, Minggu pagi (11/1/2026). Korban diketahui bernama Muh. Alfatih (7).

Peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 Wita saat seorang petugas Syahbandar, Adi Cristopel (48), tengah menjalankan piket dan membersihkan area kantor. Tak lama kemudian, seorang ibu datang menanyakan keberadaan anaknya, namun saksi mengaku tidak mengetahui.

HPN HPN

“Beberapa saat setelah itu, saksi melintas di samping Kantor Syahbandar dan menemukan sebuah handphone. Tidak jauh dari lokasi tersebut, terlihat mayat korban dalam posisi tertelungkup terapung di laut, tepat di samping sebuah speed boat,” ungkap Kapolsek Luwuk, AKP Muh. Asdar.

BACA JUGA; Satresnarkoba Polres Parimo Preteli Jaringan Sabu Di Tinombo, Sita15 Paket Sabu Siap Edar

Menyadari kejadian tersebut, saksi segera memberitahukan orang tua korban yang belum meninggalkan area pelabuhan. Setelah dipastikan bahwa korban adalah anak yang sebelumnya dicari, pihak keluarga langsung menghubungi kepolisian.

“Begitu menerima laporan, anggota kami segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi. Mayat anak tersebut dibawa ke Puskesmas Kampung Baru untuk pemeriksaan medis,” jelas AKP Asdar.

BACA JUGA; Diduga Lakukan KDRT, Pria di Luwuk Selatan Diamankan Satreskrim Polres Banggai

Usai pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Kompleks Tanjungsari, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Karaton, Luwuk, untuk dimakamkan.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Meski demikian, kasus penemuan mayat anak tersebut tetap kami dalami guna memastikan penyebab pasti kematian,” pungkas Kapolsek.

HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!