KAPOLDA

Program Penanggulangan Stunting di Donggala Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Anggaran Terbuang Tanpa Hasil Signifikan

Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Effendi. (DOK)

Donggala – Program penanggulangan stunting yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Donggala belakangan ini menjadi sorotan.

Karena dinilai tidak memberikan dampak signifikan pada penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Meski anggaran telah digelontorkan.

Nelayan Parigi Moutong Kesulitan Akses Solar Bersubsidi, Kebijakan Dinilai Memberatkan

Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Effendi, mengungkapkan bahwa program-program ini tidak tepat sasaran.

Dalam Rapat Koordinasi Penurunan Angka Stunting yang berlangsung di Ruang Kasiromu dan dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala rumah sakit, kepala puskesmas.

Serta Tim Percepatan Penanggulangan Stunting dari 16 kecamatan.

DEALDULU Hadir di Indonesia Game Expo 2024

Rustam Effendi menyebut bahwa program-program yang berjalan di tahun 2023 tidak memberikan hasil yang diharapkan.

“Programnya berjalan, anggaran ada, tapi hasilnya tidak signifikan,” ujarnya.

Lapas Kolonodale Tingkatkan Pelayanan Kesehatan bagi Warga Binaan Melalui Skrining dan Pemeriksaan Gigi

Rustam mengungkapkan bahwa menurut hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), program yang dilaksanakan tidak tepat sasaran.

Salah satu contohnya adalah pembangunan sanitasi yang seharusnya dilakukan di wilayah dengan angka stunting tinggi seperti Enu.

Tetapi justru dibangun di Toaya yang bukan wilayah prioritas penanganan stunting.

“Sanitasi yang dibutuhkan di daerah dengan angka stunting tinggi malah dibangun di tempat lain, jadi tidak ada dampaknya,” jelas Rustam.

Ia menambahkan bahwa meskipun secara fisik program pembangunan berjalan dan intervensi dari berbagai pihak sudah dilakukan.

Namun upaya tersebut belum menyentuh lokus yang sebenarnya membutuhkan penanganan.

Rustam juga meminta agar data real dari tiap kecamatan diberikan agar bisa dievaluasi titik-titik kelemahan program saat ini.

“Ini bukan soal anggaran, karena anggaran tersedia dengan sangat cukup,” tegasnya.

Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan program penanggulangan stunting di Kabupaten Donggala ke depan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif dalam menurunkan angka stunting.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!