Ako — Kapolres Pasangkayu, AKBP Candra Kurnia Setiawan S.I.K, melalui Kapolsek Pasangkayu AKP Mustamir S.H, M.H, mengatakan pihaknya melaksanakan giat pemantau bencana alam.
Dia mengatakan, banjir ini akibat curah hujan yang tinggi yang meredam rumah warga sekitar 15 KK.
Dengan ketinggian 35 cm, dan di jalan utama dusun Peburo, ketinggian sektar 20 cm sepanjang 100 m.
Olehnya, Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu, lakukan pegecekan luapan banjir di Desa Binaan, Selasa, 25 Februari 2025 jam 19.30 wita.
Di dusun Peburo, Desa Ako, kecamatan Pasangkayu, kabupaten pasangkayu.
“Selain itu Bhabinkamtibmas juga menghimbau warga binaan agar dapat mengamankan harta benda ke tempat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Dan tetap memantau anak-anak agar tidak terjadi hal-hal yang di ingikan akibat air banjir mengingat arus yang cukup deras, ucapnya.
Banjir terjadi akbit curah hujan yang tinggi dan kiriman air dari 2 dusun di desa ako yang menyebabkan warga dusun Peburo kebanjiran, akibat luapan saluar yang tidak mampu
“Masyarakat yang terdampak banjir sebanyak 15 KK, namun tidak ada Korban jiwa dalam kejadian tersebut,” tutur Kapolsek.































