KAPOLDA
Daerah  

Emak-emak Bertetangga Berseteru Diduga Cinta Segitiga, Polisi Turun Tangan!

EMAK
Kedua emak-emak itu akhirnya sepakat berdamai dan saling memaafkan. FOTO : DOK. HUMAS POLRES BANGGAI.

Banggai, FokusRakyat.net – Suasana di Kelurahan Lamo, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, sempat memanas. Dua emak-emak bertetangga terlibat adu mulut hingga nyaris baku hantam, Sabtu (26/7/2025). Gara-garanya? Dugaan cinta segitiga!

Pertengkaran itu dipicu kecurigaan Y (41) terhadap suaminya yang diduga menjalin hubungan terlarang dengan tetangganya sendiri, R (38). Tak terima, Y pun mendatangi rumah R dan meledaklah keributan yang menyita perhatian warga sekitar.

Mengetahui warganya berselisih, Kapolsek Batui IPTU Rudi Dg. Sumbung langsung menginstruksikan Bhabinkamtibmas Aipda Usman untuk memediasi kedua pihak.

BACA JUGA : Bentrok Warga di Morut Memanas: Jumlah Tersangka Bertambah Jadi 10 Orang, Polisi Ingatkan Warga Tak Terprovokasi

BACA JUGA : Anjasman, Wartawan FokusRakyat.net yang Berani Tampil Presisi: Suara Sunyi dari Balik Layar Jurnalisme

Mediasi pun digelar di Mapolsek Batui dengan menghadirkan Y dan R.

Dalam suasana yang cukup tegang, petugas memberikan nasehat dan mengajak kedua belah pihak untuk menurunkan ego demi menjaga keharmonisan lingkungan.

Beruntung, mediasi berjalan lancar. Kedua emak-emak itu akhirnya sepakat berdamai dan saling memaafkan.

BACA JUGA : Syarifuddin Sudding Apresiasi Kinerja Polda dan BNNP Sulteng: Peredaran Narkoba Masif, Tapi Komitmen Pemberantasan Tak Kendur

BACA JUGA : Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polda Sulteng Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Warga diimbau untuk menjaga kerukunan dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah,” kata Aipda Usman.

Drama antar tetangga ini pun resmi berakhir damai. Warga pun bisa kembali bernapas lega, berharap tak ada lagi ‘sinetron’ serupa di kampung mereka.


HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!