FOKUSRAKYAT.NET – Di sela-sela kegiatan lomba Tilawatil Qur’an pada malam ketiga Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Sulawesi Barat ke-X.
Wartawan senior Fokus Rakyat.Net, Adding Marulu, berkesempatan menemui H. Ramli L. S.Ag., M.Pdi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa, di tribun utama lomba MTQ di Alun-Alun Kota Pasangkayu.
H. Ramli hadir sebagai official kafilah terjauh di Sulawesi Barat, yang harus melewati perjalanan panjang dan berliku untuk mencapai pusat kegiatan lomba MTQ ini.
Dalam kesempatan tersebut, H. Ramli mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari panitia lokal MTQ ke-X Provinsi Sulawesi Barat.
“Penjemputan kafilah, khususnya kami dari Kabupaten Mamasa, sangat berkesan dan melebihi harapan kami. Saya, sebagai Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mamasa, mewakili 40 orang kafilah dari Kabupaten Mamasa menitipkan salam melalui media Fokus Rakyat.Net. Terima kasih kepada masyarakat, pemerintah, dan panitia lokal Kabupaten Pasangkayu atas jamuan yang luar biasa. Semoga Allah SWT memberikan rahmat yang lebih baik lagi kepada kita semua,” tutur Ramli.

H. Ramli juga memberikan apresiasi tinggi terhadap fasilitas dan persiapan yang dilakukan oleh panitia lokal MTQ ke-X di Kabupaten Pasangkayu.
“Pusat arena yang disiapkan oleh panitia lokal begitu mewah, setara dengan kegiatan MTQ tingkat Nasional bahkan Internasional,” tambahnya.
Pesan H. Ramli untuk tuan rumah MTQ ke-XI adalah harapan agar mereka dapat menyediakan panggung utama yang setidaknya sama mewahnya dengan yang ada di Pasangkayu, atau bahkan lebih baik lagi.
“Terima kasih masyarakat, terima kasih panitia, dan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Pasangkayu atas kebaikannya. Sukses MTQ ke-X di Kabupaten Pasangkayu,” tutupnya.

Kehadiran kafilah dari Kabupaten Mamasa di MTQ ke-X ini tidak hanya menunjukkan semangat kompetisi yang tinggi.
Tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar daerah di Sulawesi Barat.
Penyelenggaraan MTQ ke-X di Pasangkayu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan MTQ di masa yang akan datang, baik di tingkat provinsi maupun nasional.



















