Pasangkayu – Upaya sigap dan humanis ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu, AIPTU Muh. Rusli, yang berhasil memediasi perselisihan rumah tangga salah satu warga binaannya, Senin (17/11/2025) pagi. Mediasi berlangsung selama dua jam, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 Wita, di rumah Sarif, Dusun Tura, Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu.
Proses penyelesaian konflik ini turut disaksikan oleh Kepala Desa Karya Bersama, Ketua BPD, Bhabinsa, Kepala Dusun Tira, serta orang tua Sarif. Kehadiran perangkat desa dan keluarga menjadi penanda kuatnya dukungan moral terhadap upaya perdamaian tersebut.
Akar Perselisihan: Cemburu, Ekonomi, dan Media Sosial
Dalam forum mediasi, AIPTU Muh. Rusli terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menyampaikan keluhan masing-masing.
Sarif, sang suami, mengaku marah kepada istrinya, Perm. Supiani, lantaran kerap aktif menggunakan media sosial TikTok.
Kebiasaan tersebut memicu kecemburuan karena sebelumnya pernah terjadi masalah serupa yang berujung perpisahan selama hampir satu tahun. Saat itu, Perm. Supiani memilih kembali ke rumah orang tuanya di Kalimantan.
Sementara itu, Perm. Supiani mengutarakan keluhan bahwa sang suami sering pergi minum tuak dan kurang memberikan nafkah cukup untuk kebutuhan keluarga.
BACA JUGA : Polisi Bongkar Kasus Penipuan Haji Khusus dengan Kerugian Rp2,5 Miliar
BACA JUGA ; Polisi Berhasil Gerebek Gudang Penimbunan BBM Subsidi, Puluhan Ribu Liter BBM dan 5 Tersangka Diamankan
Tekanan ekonomi membuatnya sempat meminta bantuan saudaranya agar bisa kembali pulang ke Kalimantan.
Nasihat Menyentuh: Demi Anak dan Masa Depan Rumah Tangga
Mediasi berlangsung dengan penuh kesabaran dan pendekatan persuasif. AIPTU Muh. Rusli memberikan nasihat agar keduanya memprioritaskan masa depan rumah tangga serta memikirkan keberlangsungan hidup anak mereka yang masih berusia 6 tahun.
Ia juga meminta keduanya untuk menghindari hal-hal yang memicu pertengkaran—baik penggunaan media sosial maupun kebiasaan konsumsi minuman tuak—serta berusaha memperbaiki sikap demi keharmonisan keluarga.
Akhir Damai: Sepakat Rujuk dan Perbaiki Sikap
Upaya damai membuahkan hasil. Sarif dan Perm. Supiani sepakat rujuk dan berjanji memperbaiki perilaku masing-masing. Bahkan pihak keluarga Supiani di Kalimantan turut memberikan dukungan melalui sambungan video call saat mediasi berlangsung.
Apresiasi Pimpinan Polri
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Pasangkayu AKP Mustamir mengapresiasi langkah cepat AIPTU Muh. Rusli.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan komitmen Polri dalam menjaga ketentraman, mencegah konflik sosial, serta memperkuat keharmonisan keluarga di wilayah hukum Pasangkayu.

































