Donggala – Calon Bupati Donggala nomor urut satu, Rahmad M Arsyad, menyuarakan keyakinannya bahwa masyarakat Donggala semakin cerdas dalam menyikapi praktek politik uang menjelang Pilkada 2024.
Rahmad, yang menggandeng Abdul Rasyid sebagai calon Wakil Bupati, menekankan pentingnya memilih pemimpin yang berkomitmen terhadap kesejahteraan rakyat, bukan yang membeli suara dengan uang atau sembako.
“Saya percaya masyarakat Donggala telah mengalami dan menyadari bahwa pemberian uang atau sembako hanya bersifat sementara, tidak berkomitmen pada kepentingan rakyat dalam kepemimpinan,” ujar Rahmad dalam pertemuan dengan tim kampanye di Kecamatan Sirenja, Minggu (29/9/2024).
Rahmad menambahkan bahwa penggunaan politik uang demi memenangkan pemilihan justru membuka celah penyalahgunaan wewenang.
Menurutnya, praktik ini sering kali berdampak buruk pada pemerintahan yang seharusnya berfokus pada kebutuhan masyarakat.
“Sekarang, pilihan ada di tangan rakyat: memilih pemimpin yang berorientasi pada rakyat atau yang berpotensi tidak berpihak kepada rakyat,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu warga Sirenja, Aswanto, menyatakan bahwa masyarakat kini sudah cerdas dalam menyikapi politik uang.
Ia menyebut bahwa warga tetap akan menilai rekam jejak, program, dan citra kandidat sebelum menentukan pilihan.
“Kalau ada yang bagi-bagi uang dan sembako, ambil saja, tapi pilihannya nanti tetap berdasarkan program dan rekam jejak kandidatnya,” kata Aswanto.
Dengan tahapan kampanye yang berlangsung hingga 23 November 2024, Rahmad dan Rasyid mengusung tagline “Sarara” (Sahabat Rahmad Rasyid) dengan membawa visi perubahan bagi Donggala.
Pasangan ini berharap, kehadiran mereka sebagai calon pemimpin baru akan mendapat simpati dari masyarakat yang menginginkan perubahan nyata dan berkelanjutan.































