KAPOLDA
Berita  

Kasus KDRT Suami Aniaya Istri, Pelaku Dicurigai Punya Wanita Idaman Lain

Korban telah mendapatkan perawatan medis di ruang Instalasi Forensik dan Medicolegal RSUD Luwuk. (Foto Humas)

FOKUSRAKYAT.NET – Polsek Luwuk, Polres Banggai, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Jalan Halimun, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan pada Rabu pagi.

Kasus ini melibatkan korban berinisial AT (24) dan pelaku yang merupakan suaminya sendiri, EK (24).

Keduanya tinggal di Mess Karyawan Arang Tampurung, Halimun.

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh korban, percekcokan terjadi karena korban curiga bahwa suaminya memiliki Wanita Idaman Lain (WIL).

Dalam pertengkaran tersebut, pelaku memukul korban dengan obeng besi berukuran 25 cm, mengenai dahi kiri korban.

Akibat pukulan tersebut, korban mengalami luka robek dan mengeluarkan darah hingga tak sadarkan diri.

Saat ini, korban telah mendapatkan perawatan medis di ruang Instalasi Forensik dan Medicolegal RSUD Luwuk. Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri sesaat setelah kejadian.

Beruntung, seorang saksi bernama AR yang melintas di lokasi kejadian menemukan korban yang tergeletak dalam keadaan pingsan.

Saksi segera menghubungi petugas dan bersama-sama membawa korban ke rumah sakit. Di rumah sakit, korban mendapatkan tiga jahitan untuk luka yang dideritanya.

Selanjutnya, Polsek Luwuk akan mendampingi korban untuk membuat laporan resmi di SPKT Mapolres Banggai.

Dikutip dari laman Tribratanews Polda Sulteng, Bhabinkamtibmas Aipda Abd. Rahim Maura menjelaskan, “Korban sudah mendapatkan pertolongan medis dan akan kami dampingi untuk membuat laporan di SPKT Mapolres Banggai.”

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan dalam rumah tangga yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

Pihak kepolisian juga tengah berupaya untuk menangkap pelaku yang masih dalam pelarian.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!