Tolitoli, Fokusrakyat.net — Sebuah tragedi menyayat hati terjadi di Jalan Ahmad Dahlan, Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Di mana seorang anak perempuan berusia empat tahun, S, menjadi korban perbuatan cabul yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri.
Nasib malang S yang harus tinggal bersama ibu dan ayah tirinya menjadi penuh kepahitan ketika kepercayaan dan keamanan yang seharusnya diberikan oleh orang tua malah disalahgunakan.
Kejadian ini terbongkar setelah S memberanikan diri mengungkapkan kejadian traumatis yang dialaminya kepada ibu kandungnya.
Ibu korban kemudian melaporkan perbuatan cabul tersebut ke Subdit PPA Ditreskrimum Polda Sulteng, menggambarkan kisah tragis yang mengguncang hati banyak orang.
Kabidhumas Polda Sulteng, melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari, menyatakan bahwa kasus ini telah ditangani secara serius oleh pihak kepolisian.
“Kasus perbuatan cabul orang tua terhadap anak tirinya yang terjadi pada bulan Mei 2023, sudah selesai ditangani subdit PPA Ditreskrimum Polda Sulteng,” ujar Sugeng Lestari.
Kasus ini tidak lepas dari berbagai kendala, termasuk sulitnya menghadirkan saksi yang sebagian berada di daerah Tolitoli dan Buol.
Namun, dengan determinasi tinggi, kepolisian berhasil menangkap pelaku, yang diidentifikasi sebagai A, ayah tirinya.
Tersangka A dijerat dengan pasal-pasal yang memberikan sanksi tegas terkait tindak pidana tersebut.
“Terhadap Tersangka dijerat pasal 81 ayat 2 dan/atau pasal 82 ayat 1 Jo pasal 76 E atau pasal 82 ayat 2 Jo pasal 76E UU RI no. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” tegas Kasubbid Penmas.
Pihak Kejaksaan Negeri Tolitoli menyatakan bahwa perkembangan kasus cabul ini sudah dinyatakan lengkap, dan tersangka A telah diserahkan untuk disidangkan di Pengadilan Negeri Tolitoli.
Masyarakat setempat menanti keputusan hukum yang adil sebagai bentuk keadilan bagi korban S yang masih terlalu muda untuk menghadapi penderitaan yang begitu berat.































