Berita  

Warga Tuntut Kades Loli Dondo Diberhentikan, Diduga Mobil Dinas Untuk Kepentingan Pribadi

Polres Donggala Amankan Aksi Massa di Kantor Desa Loli Dondo, Kades Dituntut Mundur. (Foto : Polres Donggala)

Loli — Warga menuntut kepala desa Loli Londo Diberhentikan. Tuntutan ini ditandai dengan aksi penyegelan balai kantor desa oleh sekelompok warga setempat.

Aksi penyegelan ini, dipicu oleh ketidakpuasan warga terhadap kepemimpinan Kades, yang dianggap tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

Demikian diungkapkan Kasihumas Polres Donggala, Iptu Hizbullah, dilansir dari Tribaranews Polda Sulteng, Kamis, 20 Februari 2025.

Dia mentakan, kantor desa Loli Dondo, kabupaten Donggala, baru-baru ini disegel oleh sekelompok warga, yang menuntut pengunduran diri Kades, Selasa (18/2/25).

Berdasarkan keterangan yang didapatkan, kata dia lagi, aksi penyegelan ini dipicu oleh ketidakpuasan warga terhadap kepemimpinan sang Kades.

“Kades dianggap tidak menjalankan tugasnya dengan baik, serta adanya dugaan penyalahgunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi,” terang Kasihumas Iptu Hizbullah.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tuntutannya yakni mereka mendesak agar Surat Keputusan (SK) pemberhentian Kepala Desa segera dikeluarkan oleh pihak yang berwenang.

Mereka meminta adanya klarifikasi terkait penggunaan mobil dinas yang diduga digunakan untuk keperluan pribadi, yang menambah ketegangan di tengah masyarakat.

Menanggapi kejadian tersebut, Polres Donggala merespons dengan cepat.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, dilakukan pengamanan dengan melibatkan beberapa satuan, yaitu Satuan Samapta, Satuan Intelkam, dan Satuan Reskrim.

“Pengamanan gabungan ini bertujuan untuk menghindari bentrok fisik dan memastikan keamanan di lokasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Samapta, Polres Donggala, AKP Rislan, turun langsung memimpin pengamanan tersebut bersama personilnya.

Kata dia, kehadirannya di lokasi aksi menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani permasalahan yang terjadi. Serta memastikan bahwa situasi tetap aman dan terkendali.

Menurut Kasihumas Polres Donggala, Iptu Hizbullah, pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi ini dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik.

“Kami akan terus berupaya untuk memastikan bahwa tindakan yang diambil sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kapolres Donggala, dalam keterangan terpisah, menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengedepankan pendekatan hukum yang profesional dalam menangani permasalahan ini.

“Kami berharap agar semua pihak dapat menyelesaikan permasalahan ini secara damai dan menghindari tindakan yang merugikan banyak pihak,” kata Kapolres.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar kantor desa untuk mencegah terjadinya eskalasi lebih lanjut.

Warga juga diminta untuk tetap tenang dan memberikan kesempatan bagi proses hukum dan administratif untuk berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Dengan respons cepat dari pihak kepolisian, diharapkan masalah ini dapat diselesaikan dengan baik tanpa menambah ketegangan di antara masyarakat Desa Loli Dondo,” tutupnya.

pasang iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!