Palu | Kejaksaan dan Imigrasi, merupakan pilar penting dalam sistem hukum dan administrasi negara. Memiliki titik temu yang strategis dalam konteks penegakan hukum, pengawasan keimigrasian, serta optimalisasi pelayanan publik yang berbasis profesionalisme dan integritas.
Silaturahmi keduanya, juga menjadi momentum untuk membangun kesepahaman dalam menghadapi tantangan hukum dan administrasi keimigrasian yang semakin kompleks.
Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng, Dr. Bambang Hariyanto, Rabu, 12 Februari 2025.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Dr. Bambang Hariyanto didampingi Asintel Ardi Surianto, S.H., M.H menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Tengah yang dipimpin langsung oleh Kakanwil Imigrasi Arief Hazairin Satoto, amd.Im., S.H., M.H di Ruang Kerja Kajati Sulteng, Lt.3.
Kunjungan tersebut bertujuan mempererat hubungan kelembagaan serta memperkenalkan Kanwil Imigrasi sebagai entitas baru yang kini beroperasi secara mandiri, sejalan dengan restruktur Kabinet Presiden RI.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai berbagai peluang sinergi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Kejaksaan dan Imigrasi, merupakan pilar penting dalam sistem hukum dan administrasi negara, memiliki titik temu yang strategis dalam konteks penegakan hukum, pengawasan keimigrasian, serta optimalisasi pelayanan publik yang berbasis profesionalisme dan integritas.
“Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kesepahaman dalam menghadapi tantangan hukum dan administrasi keimigrasian yang semakin kompleks,” ungkap Kajati Sulteng.
Dia mengatakan, Kejaksaan berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang berbasis prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.
Sebagai penutup, kata dia lagi, pertemuan tersebut diakhiri dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol komitmen kerja sama yang solid antara dua pihak.
“Diharapkan, komunikasi yang berkesinambungan antara kedua institusi dapat semakin memperkuat efektivitas penegakan hukum serta mendukung agenda strategis dalam menjaga ketertiban dan kepastian hukum di wilayah provinsi sulawesi tengah,” pungkasnya.
































