PARIGI MOUTONG — Banjir yang melanda Kabupaten Parigi Moutong pada Jumat (28/8/2026) menyebabkan dampak luas, terutama di Kecamatan Kasimbar. Ruas jalan di wilayah Labuan Donggulu, Paningka, Laemanta, hingga Kasimbar terendam banjir dan tertutup tumpukan material, sehingga akses transportasi lumpuh total.
Kondisi itu memutus koneksi antarwilayah, menghambat pergerakan warga, serta mengganggu distribusi kebutuhan pokok dan pelayanan publik. Melihat situasi yang mendesak, aparat kepolisian setempat bersama unsur TNI segera turun ke lokasi, tak lupa mengajak warga sekitar untuk bahu-membahu menangani dampak banjir tersebut.
Tanpa alat berat yang tersedia di lokasi, seluruh pembersihan jalan dilakukan secara manual — menyapu, mengangkut lumpur, dan memindahkan puing-puing dengan tenaga dan peralatan sederhana. Gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergitas antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Semua pihak bekerja tanpa sekat, bergerak bersama demi segera membuka kembali akses jalan,Terlihat pada gambar aparat beserta warga bahu membahu bekerja secara manual Tanpa alat berat.
Idrus Warga kasimbar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran aparat yang sigap turun ke lokasi. “Kalau tidak dibantu bapak-bapak polisi dan TNI, mungkin butuh waktu berhari-hari jalan ini bersih. Sekarang semua bekerja sama, semoga segera bisa dilewati,” ungkapnya.






























