Peringati HUT Kemerdekaan ke-81, Paskibra Tinombo Hadirkan Perubahan Formasi Bermakna Simbolis

Parigi Moutong – Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh setiap 17 Agustus, pembina Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Tinombo berkomitmen senantiasa menghadirkan pembaruan yang berkesan setiap tahunnya. Langkah ini mencakup penataan formasi hingga tata tertib pelaksanaan upacara, agar selalu ada hal baru yang dapat disaksikan serta membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat Kecamatan Tinombo.

Saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (28/7/2026), Sertu Soni, Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo selaku pembina menjelaskan maksud dari perubahan ini. “Setiap tahunnya kita ingin memberikan sesuatu yang berbeda. Perubahan formasi dan tata upacara ini kami lakukan agar perayaan kemerdekaan tidak berjalan monoton, melainkan terus berkembang dan memiliki nilai kebaruan yang bisa dinikmati serta dihayati maknanya oleh seluruh warga,” ujarnya.

Pada upacara tahun ini, terdapat perubahan signifikan pada jumlah personel dan susunan formasi. Dari yang sebelumnya berjumlah 36 orang, kini diperkuat menjadi 44 orang yang disusun secara rapi dan penuh simbolisme:

Pasukan berjumlah 8 orang membentuk bentangan siluet Burung Garuda sebagai lambang negara;

​Pasukan berjumlah 17 orang membentuk susunan huruf RI yang melambangkan Republik Indonesia sekaligus menandakan tanggal kemerdekaan;

Pasukan berjumlah 45 orang membentuk susunan angka 81, yang merepresentasikan usia kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini sekaligus merujuk pada tahun proklamasi 1945.

Lebih lanjut Sertu Soni menyampaikan, susunan ini bukan sekadar tampilan semata, melainkan sarana pendidikan sejarah dan cinta tanah air. “Kami ingin setiap barisan yang terbentuk menceritakan sejarah bangsa kita. Harapannya, hal ini dapat semakin menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab generasi muda dalam menjaga kemerdekaan yang telah diraih dengan susah payah,” tambahnya.

Lanjut ianjuga mengatakan Persiapan pun kini terus diperketat, mulai dari baris-berbaris, kekompakan, hingga pemahaman makna setiap formasi yang dibentuk, agar nantinya pada hari pelaksanaan dapat berjalan dengan khidmat, tertib, dan menjadi tontonan yang membanggakan bagi masyarakat Tinombo, Tutupnya.

pasang iklan
error: Content is protected !!