TOLITOLI – Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tolitoli menggelar kegiatan sosial penuh kehangatan, Jumat (7/8/2026) di Sekretariat KKSS, Jalan W.R. Supratman, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan.
Kegiatan rutin bertajuk Sedekah Jumat Berkah kali ini menyasar dua kelompok sekaligus: puluhan pengayuh becak dan keluarga korban bencana kebakaran yang baru saja terjadi di wilayah Tolitoli. Sebanyak 50 abang becak dan 9 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran turut hadir menerima bantuan berupa paket kebutuhan serta dana yang diserahkan secara langsung.
Sebelum memulai aktivitas harian, para abang becak lebih dulu disuguhi sarapan dan minuman hangat sebagai tanda perhatian sekaligus penyemangat untuk memulai hari.
Hamzah, salah seorang penerima bantuan yang juga pengayuh becak, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. “Bantuan ini sangat membantu kami. Bukan hanya makanan dan minuman, tetapi juga berupa dana yang sangat berarti di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Uangnya akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan pokok keluarga dan memperbaiki peralatan becak yang sudah rusak,” ungkapnya dengan penuh haru.
Ketua BPD KKSS Tolitoli, Andi Ahmad Syarif yang akrab disapa AAS, menjelaskan bahwa Sedekah Jumat Berkah merupakan program rutin yang dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya terpusat di sekretariat, tetapi juga menyasar warga yang terkena musibah, termasuk korban kebakaran.
“Program ini adalah wujud kepedulian dan kepekaan sosial KKSS Kabupaten Tolitoli sebagai organisasi kekerabatan dan kekeluargaan, sekaligus menyambut semangat kemerdekaan RI ke-81,” ujar Andi Ahmad Syarif.
Menurutnya, momen kemerdekaan adalah waktu yang tepat untuk menggelorakan kembali semangat para pahlawan, namun dengan bentuk perjuangan yang relevan dengan masa kini: turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan serta hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Semangat saling membantu dan gotong royong adalah jati diri bangsa yang besar dan kuat. Selain sebagai pusat organisasi, sekretariat BPD KKSS juga kami fungsikan sebagai rumah singgah bagi warga yang kebetulan berada di pusat kota Tolitoli,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk senantiasa peka terhadap lingkungan sekitar, menjadikan semangat kemerdekaan sebagai momentum berbagi dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.





























