PALU — Menjelang batas waktu penyelesaian yang ditetapkan pada 13 September 2026, progres pembangunan drainase di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, terus menjadi perhatian warga maupun awak media. Proyek yang dibiayai APBD Provinsi Sulawesi Tengah dengan nilai kontrak Rp184.962.000.000,00 ini dikerjakan oleh CV. Sapu Jagat Konstruksi atas penugasan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah.
Sebelumnya, pada 5 September 2026, sejumlah bagian pekerjaan belum sepenuhnya rampung. Beberapa penutup saluran drainase terlihat belum terpasang dengan rapi, bahkan ada yang sudah retak dan pecah. Saat awak media kembali meninjau lokasi pada 8 September 2026, pelaksana proyek terlihat sedang melakukan perbaikan pada bagian-bagian yang mengalami kerusakan, sekaligus merapikan dan membersihkan area di sekitar lokasi pekerjaan.
Dikonfirmasi awak media, Arman, selaku Pelaksana Lapangan, menyampaikan bahwa pekerjaan telah mencapai tahapan 99 persen. Perbaikan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari upaya penyempurnaan sebelum penyerahan akhir pekerjaan.
“Kami merapikan ulang pekerjaan ini dikarenakan ada beberapa bagian yang pecah, dan hal itu terjadi karena di daerah ini banyak hewan berkeliaran seperti sapi — ini diinjak sapi yang berkeliaran di sekitar lokasi,” jelas Arman di lokasi pekerjaan, Selasa (8/9/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan Penyerahan Hasil Pekerjaan kepada pihak berwenang.
“Tadi direktur saya juga hadir, pasca adanya petugas dari dinas yang turun melakukan monitoring pekerjaan ini. Kami selaku pelaksana berkomitmen mengerjakan pekerjaan ini dengan semaksimal mungkin dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga sudah mengajukan PHO kepada pihak Dinas,” tambahnya.
Meski pelaksana menyatakan pekerjaan hampir selesai dan telah mengajukan penyerahan hasil, masyarakat berharap perbaikan yang dilakukan menjamin kualitas dan daya tahan infrastruktur. Mengingat besarnya anggaran yang dialokasikan, warga berharap saluran drainase ini kokoh dan dapat berfungsi secara optimal dalam jangka panjang, memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Proyek ini dijadwalkan selesai sepenuhnya pada 13 September 2026. Awak media akan terus memantau proses verifikasi dan penyerahan akhir proyek tersebut.
(Penulis:Suhirman S.Pd)


















