PARIGI MOUTONG — Demi memastikan kesiapan mental dan kesejahteraan psikologis jajaran anggota, Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulawesi Tengah kembali melaksanakan pendampingan psikologi bagi personel Polri. Kali ini, kegiatan menyasar 32 personel yang bertugas di Polsek Moutong, di lingkungan wilayah hukum Polres Parigi Moutong, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Sulteng, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, didampingi sejumlah staf Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng. Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian berkelanjutan dari pembinaan psikologis yang dilakukan secara berkala, guna memastikan setiap personel tetap dalam kondisi prima dan mampu menjalankan tugas kepolisian secara optimal.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipimpin oleh Kapolsek Moutong, AKP Felix Saudale, kemudian dilanjutkan dengan pemberian arahan serta pemaparan materi dari Kabag Psikologi kepada seluruh personel yang hadir.
Dalam arahannya, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif menekankan bahwa kesehatan mental merupakan pilar tak terpisahkan dari kesiapan personel dalam menjalankan tugas. Kondisi psikologis yang sehat dan stabil menjadi fondasi utama agar setiap anggota mampu menghadapi berbagai tekanan, tantangan, serta risiko yang muncul di lapangan dengan kepala dingin dan sikap profesional.
Selain kesehatan mental, Kabag Psikologi juga memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya manajemen stres di lingkungan kerja. Personel diingatkan agar mampu mengenali sumber tekanan yang dihadapi, mengelola emosi dengan bijak, serta menerapkan langkah-langkah yang tepat guna menjaga keseimbangan batin selama bertugas.
“Sumber stres atau permasalahan yang dihadapi setiap anggota mungkin serupa. Yang membedakan dampaknya adalah cara berpikir dan cara merespons tekanan tersebut,” ungkap Kompol Akhmad Kunaefi Muarif.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kemampuan mengelola stres menjadi kunci agar personel mampu menyikapi setiap persoalan dengan pola pikir yang positif dan respons yang adaptif. Dengan demikian, kestabilan psikologis senantiasa terjaga dan tidak mudah terguncang oleh tekanan yang datang.
“Diharapkan dari pendampingan ini, setiap anggota dapat melaksanakan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Usai pemberian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan jiwa (Keswa) terhadap seluruh personel Polsek Moutong yang hadir. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim psikolog dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng sebagai bagian dari pemantauan rutin kondisi psikologis personel secara menyeluruh.
Di penghujung kegiatan, Kabag Psikologi secara simbolis menyerahkan tali asih kepada Kapolsek Moutong sebagai tanda perhatian dan dukungan pimpinan terhadap kesejahteraan personel di jajaran bawahannya. Pendampingan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kepedulian terhadap kondisi batin setiap anggota, sekaligus mendukung kesiapan mereka dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
(Sumber : Humas polda sulteng/Editor : Suhirman S.Pd)
