Parigi Moutong— Kabar gembira hadir bagi masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di ruas jalan Molosipat–Lambunu hingga Mepanga, tepatnya jalur Mepanga–Ongka Malino yang melintasi kawasan Gunung Santiagi, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong. Pekerjaan perkerasan bahu jalan menggunakan campuran beton mutu FC 20 kini telah rampung sepenuhnya dikerjakan. Proyek yang ditangani oleh CV Berkah Mandiri tersebut kini mulai dirasakan dampak positifnya secara langsung oleh setiap pengguna jalan.
Terletak di kawasan pegunungan, jalur yang melintasi area Gunung Santiagi ini sebelumnya kerap menyita perhatian karena kondisi bahu jalan yang kurang memadai, sempit, dan tidak rata. Pengendara kerap merasa cemas saat melintas, terlebih berpapasan dengan kendaraan lain di jalur yang berkelok dan berbatasan langsung dengan tebing. Namun kini, kekhawatiran itu perlahan sirna seiring membaiknya kondisi jalan. Permukaan bahu jalan yang kini diperkeras dengan beton mutu FC 20 terlihat rata, kokoh, dan tampak jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya.
Salah seorang pengguna jalan, Sukri, yang ditemui awak media ini Jumat (14/08/2026), menyampaikan rasa syukurnya atas perubahan yang sangat berarti tersebut. Menurutnya, perbaikan yang dilakukan benar-benar menghilangkan kekhawatiran yang selama ini selalu dirasakan warga saat melintas di jalur pegunungan tersebut.
“Selama ini kami selalu merasa khawatir dan takut kendaraan melambung atau kehilangan keseimbangan saat melintas, apalagi di area Gunung Santiagi yang jalurnya berkelok dan sempit. Namun sekarang, kekhawatiran itu sudah tidak ada lagi. Jalan sudah bagus, permukaannya rata, dan terasa jauh lebih luas. Kami bisa melintas dengan tenang dan tidak lagi takut kendaraan melambung. Sungguh perubahan yang sangat kami syukuri,” ujar Sukri dengan nada lega.
Perkerasan dengan menggunakan campuran beton mutu FC 20 tersebut diyakini memiliki daya tahan yang kuat dan mampu menahan beban kendaraan yang melintas, termasuk di kawasan pegunungan yang menuntut ketahanan infrastruktur lebih. Kehadiran perbaikan ini tentunya bukan sekadar memperindah penampilan jalan, melainkan juga memberikan rasa aman yang sangat dibutuhkan, menunjang kelancaran arus lalu lintas, serta mempermudah mobilitas warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari maupun menyalurkan hasil bumi ke berbagai daerah.
Dengan selesainya pekerjaan di kawasan Gunung Santiagi ini, diharapkan pula semangat pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Mepanga dan sekitarnya terus berlanjut. Jalan yang baik dan aman menjadi pendorong utama kemajuan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata perhatian terhadap kesejahteraan dan keselamatan warga yang selama ini berharap adanya perbaikan demi kenyamanan bersama.
