Pasangkayu – Sapri (63), seorang nelayan asal Dusun Palapi, Desa Tampaure, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, yang dilaporkan hilang sejak Minggu malam (7/9/2025), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan jenazah korban ini menutup dua hari proses pencarian intensif yang dilakukan oleh tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasangkayu bersama Basarnas dan aparat terkait.
Kepala Pelaksana BPBD Pasangkayu, Nyoman Suandi, membenarkan kabar duka tersebut.
“Korban ditemukan mengambang di perairan Kecamatan Bambalamotu, sekitar 26 kilometer dari lokasi awal ia turun melaut,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (9/9/2025) siang.
Menurutnya, pencarian dilakukan sejak Senin pagi dengan menyisir perairan sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Setelah upaya pencarian diperluas hingga ke wilayah Bambalamotu, tim akhirnya menemukan jasad Sapri sekitar pukul 11.00 WITA.
“Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk disemayamkan. Kami turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini,” tambah Nyoman.
Kronologi Hilangnya Korban
Sapri diketahui berangkat melaut pada Minggu malam bersama dua rekannya dengan menggunakan perahu terpisah. Namun hingga Senin malam, ia tak kunjung kembali. Motor miliknya yang masih terparkir di tepi pantai membuat keluarga cemas dan segera melaporkan kejadian itu ke aparat desa, BPBD, dan Basarnas Pasangkayu.
Sejumlah nelayan setempat juga turut membantu pencarian menggunakan perahu tradisional, namun upaya itu sempat terkendala kondisi gelombang laut yang tinggi. Pencarian lebih difokuskan pada pagi hingga siang hari untuk mengantisipasi risiko keselamatan tim.
Suasana Duka
Suasana duka mendalam menyelimuti rumah duka almarhum di Dusun Palapi. Sejak kabar penemuan jenazah disampaikan, warga berbondong-bondong datang untuk memberikan doa dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Beliau dikenal sebagai sosok pekerja keras. Hampir setiap hari melaut demi kebutuhan keluarga,” ungkap salah seorang kerabat.
Sejumlah pejabat dan aparat juga hadir memberi penghormatan terakhir. Kapolsek Bambalamotu Iptu Yauri Yusuf bersama Bhabinkamtibmas Aipda Muh. Ruslan, Camat Bambaira Faisal, tim BPBD, Basarnas, tim identifikasi Polres Pasangkayu, tenaga medis, aparat desa, hingga masyarakat sekitar menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum.
Imbauan Keselamatan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan para nelayan saat melaut. Kepala BPBD Pasangkayu mengimbau masyarakat pesisir agar lebih memperhatikan kondisi cuaca dan selalu melengkapi diri dengan alat keselamatan.
“Kami harap nelayan tetap memperhatikan faktor keamanan, menggunakan pelampung, dan selalu berkoordinasi jika hendak melaut terutama pada cuaca yang tidak menentu,” jelas Nyoman.
Dengan ditemukannya almarhum Sapri, operasi pencarian resmi ditutup. Namun, BPBD bersama Basarnas menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespons laporan warga terkait musibah di laut.
(Penulis : Anjasman)


































