PALU – Warga di sekitar kawasan Pantai Penggaraman, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang terdampar di bibir pantai, Rabu (17/6) sore.
Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Hingga saat ini, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya masih menjadi misteri dan dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Heri Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mantikulore IPTU Andi Rampewali, S.Tr.K., menjelaskan bahwa penemuan mayat bermula saat seorang warga bernama Faulus (56) sedang mencari ikan menggunakan pukat di sekitar Pantai Penggaraman sejak pukul 12.00 Wita.
Sekitar pukul 16.40 Wita, dua anak yang berada di lokasi tiba-tiba berteriak memberitahukan adanya mayat di tepi pantai.
Mendengar teriakan tersebut, Faulus segera menuju lokasi dan mendapati sesosok jasad manusia tergeletak di bibir pantai.
“Saat dicek, ditemukan mayat yang sudah mengalami kerusakan pada bagian tubuh. Kedua kaki korban dilaporkan sudah tidak ada,” ujar IPTU Andi Rampewali.
Penemuan mayat itu sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Sejumlah masyarakat berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung temuan tersebut.
Namun, tidak ada satu pun warga yang mengenali identitas korban.
Saksi lainnya, Angri (40), yang saat itu melintas untuk mengantar paket di kawasan Pantai Penggaraman, melihat kerumunan warga dan mengetahui adanya mayat tersebut.
Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Mantikulore.
Menerima laporan warga, personel piket SPKT bersama piket fungsi Polsek Mantikulore langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 16.59 Wita.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Saat ini, polisi masih berupaya mengungkap identitas mayat tersebut sekaligus menelusuri penyebab kematiannya.
Aparat juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor atau menghubungi pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.
Penemuan mayat tanpa identitas ini menambah perhatian aparat terhadap keamanan wilayah pesisir, sekaligus menjadi misteri yang menunggu pengungkapan lebih lanjut dari hasil penyelidikan kepolisian. (LAPORAN ANDIKA/REDAKSI)

































