MORUT – Kabupaten Morowali Utara (Morut) bersiap untuk mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam ajang Pekan Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Nasional XIV yang akan digelar di Manokwari, Papua Barat, pada 22-30 Juni 2025.
Kontingen Morut akan berlaga di dua kategori unggulan, yakni Paduan Suara Pria (PSP) dan Paduan Suara Wanita (PSW).
Dalam rangka memantapkan persiapan, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Morowali Utara menggelar pertemuan konsolidasi di Pelangi Resort Tentena pada 11-12 Januari 2025.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh pengurus LPPD serta para peserta dari kategori PSP dan PSW yang akan tampil di ajang nasional.
Ketua Harian LPPD Morut, Heymans Larope, menyampaikan bahwa pertemuan konsolidasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan kontingen Morut dalam menghadapi Pesparawi Nasional XIV.
“Mulai bulan ini, kita akan memulai latihan intensif dengan mendatangkan pelatih paduan suara tingkat nasional. Jadi pertemuan ini penting untuk memantapkan langkah kita,” ujar Heymans.
Persiapan ini mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, yang memberikan perhatian besar terhadap pembinaan seni paduan suara di daerah tersebut.
Dukungan tersebut dinilai sangat penting dalam memotivasi para peserta agar tampil maksimal di Papua Barat.
Dalam pertemuan di Pelangi Resort, juga dilaksanakan ibadah Minggu pagi yang dipimpin oleh Pendeta Marten Tamauka, S.Th., yang merupakan Ketua Badan Musyawarah Antar-Gereja (Bamag) Morut sekaligus Pendeta GKST Klasis Kolonodale.
Ibadah tersebut sekaligus menjadi momen syukur atas prestasi gemilang yang diraih kontingen Morut pada Pesparawi Tingkat Provinsi Sulteng di Luwuk pada 1-4 Juli 2024.
Pada ajang tersebut, Morut berhasil menjadi juara umum dengan meraih peringkat pertama (gold) di kategori PSP dan PSW.
Keberhasilan itu yang mengantarkan Morut untuk mewakili Provinsi Sulteng di Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat.
Selain itu, Morut juga mencatat prestasi di kategori lain, yakni peringkat ketiga untuk Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), peringkat keempat untuk Paduan Suara Anak (PSA), dan peringkat keenam untuk Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP).
“Kami berharap kontingen Morut dapat mempertahankan semangat dan prestasi yang telah diraih sebelumnya. Dengan latihan intensif dan dukungan dari berbagai pihak, kita optimis bisa memberikan penampilan terbaik di Pesparawi Nasional XIV,” kata Heymans menutup pertemuan.
Ajang Pesparawi Nasional XIV ini menjadi kesempatan emas bagi Morowali Utara untuk memperkenalkan keunggulan seni budaya lokal di tingkat nasional sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan di kalangan masyarakat kristiani.

































