FOKUSRAKYAT.NET, Banggai – Seorang pria berinisial FR (37), warga Kelurahan Bunta I, Kabupaten Banggai, harus berurusan dengan hukum. Setelah diduga mencuri pukat ikan dan timah dari sebuah kapal nelayan.
Aksi pencurian ini terjadi pada Minggu (29/6/2025) sekitar pukul 09.00 WITA. Kapal yang menjadi sasaran adalah Kapal Barokah milik Rizaldi Suong, warga Kelurahan Kalaka. Pelaku dilaporkan mencuri pukat dan timah dengan berat total sekitar 800 kilogram, mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.
Kapolres Banggai AKBP Putu Hendra Binangkari, melalui Kapolsek Bunta IPDA Andi Wijanarko, membenarkan adanya penangkapan terhadap FR.
Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui telah mengambil 51 biji cincin pukat ikan seberat 30 kg dan 30 biji timah seberat 32 kg, yang kemudian dijual ke pengepul besi tua di Kecamatan Simpang Raya.
BACA JUGA : 491 RIDER VESPA RAMAIKAN BHAYANGKARA OTOMOTIF 2025! Bukti Semangat Persaudaraan dan Sinergi Polri-Masyarakat
“Pelaku mengakui perbuatannya, dan barang curian sudah dijual. Saat ini kami masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dan sudah melarikan diri keluar daerah,” ungkap IPDA Andi.
BACA JUGA : CITA RASA KAILI SEMARAKKAN HARI BHAYANGKARA! Lomba Masakan Tradisional Gaungkan Kearifan Lokal
Polisi telah mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti, dan kasus ini kini masih dalam tahap pengembangan.
Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu pelaku lain yang turut berperan dalam pencurian alat tangkap laut tersebut.
BACA JUGA : RESEDIVIS NARKOBA DICIDUK DI BARAS! Sabu Disembunyikan di Tali Jam Tangan
BACA JUGA : RESEDIVIS NARKOBA DICIDUK DI BARAS! Sabu Disembunyikan di Tali Jam Tangan
BACA JUGA : PROYEK RP164 MILIAR DIDUGA GUNAKAN MATERIAL ILEGAL! Kontraktor Akui Ambil dari Bumdes Tanpa Izin Tambang
Kejadian ini menjadi perhatian khusus di wilayah pesisir, mengingat pukat merupakan alat utama bagi nelayan dalam mencari nafkah.
Aksi pencurian seperti ini tak hanya merugikan pemilik kapal, tetapi juga mengganggu produktivitas nelayan di wilayah Banggai.
BACA JUGA : DUGAAN PENGGUNAAN BBM SUBSIDI DI PROYEK RP164 MILIAR! Kontraktor Akui Tak Pakai Solar Industri






























