KAPOLDA

Cegah Pelanggaran dan Perundungan, Kapolsubsektor Mepanga Edukasi Pelajar MTs Negeri 2 Parigi

MEPANGA
Kapolsubsektor Mepanga, IPDA Yayang Luki. E, turun langsung ke lingkungan pendidikan dengan melaksanakan kegiatan Ko-Kurikuler bertema Tertib Lalu Lintas demi Keselamatan di Jalan bersama siswa-siswi kelas VIII MTs Negeri 2 Parigi, Desa Kotaraya Selatan, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong. FOTO; SUHIRMAN/REDAKSI.

Parigi Moutong — Upaya menanamkan kesadaran disiplin dan karakter positif sejak dini terus digencarkan jajaran Kepolisian. Kapolsubsektor Mepanga, IPDA Yayang Luki E., turun langsung ke lingkungan sekolah dengan memberikan edukasi kepada pelajar MTs Negeri 2 Parigi, Desa Kotaraya Selatan, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan ko-kurikuler bertema “Tertib Lalu Lintas Demi Keselamatan di Jalan” tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA, dan diikuti oleh siswa-siswi kelas VIII dengan penuh antusias.

Dalam penyampaiannya, IPDA Yayang Luki E. menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya bagi pelajar yang mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor. Materi disampaikan secara edukatif, komunikatif, dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh para siswa.

BACA JUGA; Aksi Curamor di Depan Kampus Widyaloka Terbongkar, Tim Resmob Tadulako Amankan Dua Pelaku

BACA JUGA; Danlanal Mamuju Silaturahmi dengan Wakil Bupati Pasangkayu, Perkuat Sinergi Keamanan Pesisir

“Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Melalui edukasi sejak dini, kami berharap pelajar di Mepanga dapat menjadi pengguna jalan yang tertib dan sadar akan keselamatan,” ujar IPDA Yayang.

Tak hanya fokus pada lalu lintas, Kapolsubsektor Mepanga juga memberikan perhatian serius terhadap penggunaan telepon genggam (HP) dan media sosial. Para siswa diingatkan agar menggunakan teknologi secara bijak dan tidak terjerumus pada konten maupun aktivitas negatif.

Selain itu, isu perundungan (bullying) juga menjadi sorotan utama. IPDA Yayang menegaskan bahwa bullying, baik secara langsung maupun melalui media digital, dapat merusak mental dan masa depan generasi muda serta menciptakan lingkungan belajar yang tidak sehat.

“Kami mengimbau adik-adik untuk saling menghargai, menjauhi perundungan, dan membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan saling mendukung,” tambahnya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran Kapolsubsektor Mepanga di tengah-tengah siswa. Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Mepanga yang disiplin, sadar hukum, serta berkarakter kuat.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN
error: Content is protected !!