MOROWALI UTARA – Situasi mencekam sempat terjadi di perempatan Desa Mohoni, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, setelah bentrok antarwarga dari Desa Keuno dan Desa Bimor Jaya pecah pada Sabtu (19/7/2025) sekitar pukul 14.30 WITA.
Bentrok yang diduga dipicu oleh konsumsi minuman keras saat acara Padungku (pengucapan syukur) di Desa Keuno itu berujung pada perkelahian massal yang melibatkan puluhan warga. Akibat insiden tersebut, empat orang mengalami luka-luka, satu di antaranya luka berat.
Korban luka berat atas nama Yoel Lambayu, warga Keuno, saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Kolonodale dan dijadwalkan menjalani operasi.
Tiga korban lainnya yaitu Libernan dan Baco Malingati (warga Keuno), serta Samuel (warga Bimor Jaya), mengalami luka sedang dan telah kembali ke rumah masing-masing.
BACA JUGA : Tiga Pengedar Sabu Diringkus di Poso, 17 Paket Siap Edar Disita
BACA JUGA : Ratusan Pelanggaran Ditindak di Hari Keenam Operasi Patuh Tinombala 2025 di Donggala
Tak hanya menimbulkan korban luka, bentrok juga menyebabkan satu pondok milik warga dilaporkan hangus terbakar.
“Kejadian ini berawal dari kunjungan salah satu warga Bimor Jaya berinisial S ke Desa Keuno pada Jumat dini hari (19/7/2025), saat acara padungku. Diduga dalam pengaruh miras, ketegangan pun terjadi dan berlanjut ke bentrokan sore harinya,” jelas pihak kepolisian.
Situasi nyaris memanas kembali sekitar pukul 18.50 WITA ketika sekitar 70 warga Desa Keuno, dipimpin Kades Bartonius Marawo, hendak mendatangi kelompok warga Bimor Jaya.
Beruntung, personel gabungan Polres Morowali Utara dan TNI berhasil mencegah kontak langsung kedua pihak di simpang empat Desa Mohoni.
BACA JUGA : Pemuda Palu Diringkus Bawa Obat Terlarang, Sabu Siap Edar Diamankan
BACA JUGA : Pelaku Korupsi APBDes Desa Lembanya Ditangkap Setelah Buron 9 Bulan, Tertangkap di Lokasi Tambang
Untuk mencegah bentrok susulan, sebanyak 140 personel gabungan TNI-Polri disiagakan di batas wilayah kedua desa.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K, didampingi Wakapolres, Camat Petasia Timur, Danki Brimob Kompi I Yon C Pelopor, serta Danki Senapan B Yon 714 Poso.
“Kami imbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu hoaks. Satu pelaku telah kami amankan dan kasus ini dalam penanganan kami,” ujar Kapolres AKBP Reza.
Hingga Minggu pagi (20/7/2025), situasi di Desa Keuno dan Desa Bimor Jaya terpantau kondusif, dengan personel gabungan masih siaga penuh di lokasi untuk memastikan stabilitas dan mencegah bentrok susulan.
































