PARIGI MOUTONG — Dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa di Desa Ambesia, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, semakin menguat menyusul terlantarnya pembangunan gedung PAUD yang dibiayai anggaran desa. Proyek yang seharusnya menjadi sarana pendidikan anak usia dini itu hingga kini belum rampung, tanpa kejelasan penyebab keterlambatan maupun kapan akan diselesaikan.
Pembangunan gedung PAUD Desa Ambesia menggunakan Dana Desa tahun anggaran 2024 dengan nilai anggaran mencapai Rp151 juta. Namun hingga Februari 2026, bangunan tersebut baru terealisasi sekitar 50 persen dan belum dapat difungsikan sama sekali. Konstruksi yang belum selesai itu kini terlihat terbengkalai, tanpa kejelasan kapan pekerjaan akan dilanjutkan dan diselesaikan.
Kondisi bangunan yang setengah jadi tersebut tentu sangat disayangkan masyarakat, mengingat anggaran yang digelontorkan cukup besar dan proyek ini sangat dinantikan kehadirannya untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak di desa tersebut. Hingga saat ini, anak-anak usia dini di Desa Ambesia belum dapat menikmati fasilitas pendidikan yang seharusnya sudah tersedia.
Belum adanya penjelasan terkait lambatnya penyelesaian proyek ini semakin memunculkan pertanyaan warga mengenai pengelolaan anggaran yang seharusnya diperuntukkan bagi kepentingan bersama.
Masyarakat berharap pihak berwenang, mulai dari Inspektorat Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, hingga aparat penegak hukum, segera turun melakukan pemeriksaan dan audit menyeluruh.
Keterlambatan penyelesaian gedung PAUD ini menjadi sorotan utama karena dianggap mencerminkan ketidakberesan dalam pengelolaan keuangan desa. Jika tidak segera dijelaskan secara terbuka dan transparan, hal ini dikhawatirkan semakin memperdalam krisis kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan Dana Desa yang seharusnya diperuntukkan bagi kemajuan warga.
Hingga saat ini, ruang hak jawab dan klarifikasi resmi dari Pemerintah Desa Ambesia maupun pihak-pihak yang terkait tetap dibuka seluas-luasnya.




















