PARIMO – Setelah banjir melanda 13 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Parigi Barat, Kecamatan Parigi, Kecamatan Parigi Selatan, Kecamatan Torue, hingga Kecamatan Balinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Parigi Moutong bersama beragam pihak terkait terus memperkuat langkah penanganan darurat di seluruh wilayah yang terdampak.
Di wilayah Desa Lebagu dan Desa Dolago Padang, BPBD telah menurunkan alat berat guna menutup kembali bagian tanggul sungai yang jebol, sebagai upaya mencegah terjadinya luapan air susulan. Selain itu, penguatan struktur tanggul di sepanjang aliran sungai Desa Dolago Padang juga dikerjakan menggunakan kantong penahan tanah atau geobag demi menjaga kestabilan tepian sungai.
Langkah pengamanan serupa juga dilaksanakan di bantaran Sungai Air Panas berupa pemasangan kawat bronjong. Seluruh pekerjaan di lapangan berjalan dengan semangat kebersamaan, dikerjakan secara gotong royong oleh personel gabungan BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja, serta warga sekitar guna mempercepat penyelesaian penanganan kerusakan.
Sementara itu, di Desa Parigimpu’u, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah mulai melakukan pemulihan saluran pipa penyalur air bersih yang putus akibat hantaman arus banjir. Selama masa perbaikan berlangsung, kebutuhan air bersih warga tetap terjaga dan disalurkan menggunakan kendaraan tangki milik Palang Merah Indonesia, BPBD, maupun Dinas PUPRP setempat.
Selain pemulihan prasarana, penyaluran bantuan kebutuhan dasar juga terus disebarkan ke seluruh wilayah terdampak. Dinas Ketahanan Pangan turut menyalurkan beragam keperluan pokok guna menjamin kebutuhan hidup warga tetap terpenuhi sepanjang masa penanganan keadaan darurat berlangsung.
Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan tertulis WhatsApp, Minggu (28 Juni 2026), terkait perkembangan terkini penanganan, Pelaksana Tugas ( PLT) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Parigi Moutong , Rivai, menyampaikan bahwa situasi kini mulai membaik.
“Kondisi air banjir saat ini sudah surut. Saat ini fokus utama kami adalah pemasangan sebanyak 100 lembar kawat bronjong, yang dikerjakan bersama warga dan anggota Satpol PP,” ungkapnya.
Pihak BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama seluruh instansi terkait berkomitmen untuk terus mempercepat setiap tahapan penanganan, hingga kondisi masyarakat serta seluruh fasilitas umum di wilayah terdampak dapat berfungsi kembali dan pulih sepenuhnya.
(SUMBER : BPBD PARIGI MOUTONG)
(EDITOR : SUHIRMAN S.Pd)
