PALU, FOKUSRAKYAT.NET – Proyek ambisius dalam sektor pertambangan batu besar di wilayah pegunungan lembah Palu semakin mendekati kenyataan.
Pemerintah telah memberikan izin kepada PT. Trakindo Utama untuk menjalankan rencana eksplorasi ini, dengan tujuan utama memanfaatkan potensi tambang batu yang melimpah di daerah tersebut.
Sebagai salah satu kota yang dikenal sebagai penghasil batu terkemuka dalam industri nasional, Asosiasi Pengusaha Tambang Batuan (Aspeta) Kota Palu memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek ini.
Proyek ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal dan berkontribusi pada pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
PT. Trakindo Utama akan memainkan peran kunci dalam proyek ini dengan menyediakan alat berat merek Caterpillar.
Alat-alat ini akan membantu pengusaha tambang lokal dalam eksplorasi potensi batu untuk memenuhi kebutuhan bahan baku secara besar-besaran di IKN.
Tema S. Mendrofa, General Manager East Indonesia Area Trakindo, menyatakan antusiasmenya terhadap dukungan dari Pemerintah dan berbagai pihak pengembang.
“Trakindo memiliki semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan khususnya di IKN. Kami akan menyediakan alat-alat terbaik untuk mendukung konstruksi dan pembangunan,” ujarnya dalam wawancara dengan media pada Rabu (9/8/2023) usai diskusi Trakindo Customer Day 2023 di Palu.
Meta, sapaan akrab dari Tema S. Mendrofa, menyoroti potensi material batu di wilayah pegunungan lembah Palu, yang akan digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi.
“Kami melihat potensi material batuan di hulu daerah ini, termasuk material batu pecah dan material lainnya. Kami siap menyediakan alat berat untuk mendukung kebutuhan ini,” tambahnya.
Rencana proyek ini mendapatkan dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk pemangku kepentingan dari lintas profesi.
Dalam sinergi yang kuat, mereka berkomitmen untuk berkontribusi dalam membangun wilayah Kota Palu dan IKN.
Proyek eksplorasi yang sedang digalakan ini melibatkan berbagai jenis pertambangan dan bahan galian, seperti kerikil berpasir alami (Sirtu), batu gunung quarry besar, batu gamping, dan pemanfaatan batu andesit.
Di sisi lain, Trakindo Utama juga menunjukkan komitmennya untuk berkelanjutan dengan menyodorkan alat berat terbaru dan efisien dalam penggunaan bahan bakar.
Ketua Asosiasi Pengusaha Tambang Batuan (Aspeta) Kota Palu, Abdul Sahid, merespons rencana proyek ini dengan antusias.
Dia mengungkapkan bahwa para pelaku industri tambang di daerah ini telah lama menantikan peluang seperti ini.
“Kami sangat mendukung rencana ini. Setiap penambang selalu bertanya-tanya kapan permintaan ini akan terlaksana. Kami berharap proyek ini segera terealisasi,” tuturnya.
Meskipun proyek IKN sebelumnya belum terlalu terlihat dalam sektor tambang batu di Palu karena adanya fokus pada pembangunan jalan di Kalimantan, Aspeta percaya bahwa proyek ini akan segera mengalami perkembangan positif.
Proyek ini diharapkan akan memberikan manfaat ekonomi dan pembangunan yang signifikan, serta membuka peluang baru bagi pertumbuhan wilayah Kota Palu.
Selain proyek tambang batu, pemerintah juga memiliki rencana ambisius untuk membangun infrastruktur jalan besar lainnya di wilayah ini.
Sejumlah jalan strategis di Kota Palu dijadwalkan akan rampung pada tahun 2025, menciptakan kesiapan infrastruktur yang lebih baik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan perkembangan wilayah secara keseluruhan.***




















