MORUT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kolonodale, yang dipimpin oleh Kepala Lapas Arifin Akhmad.
Turut ambil bagian dalam kegiatan Gerakan Makan Buah dan Sayur yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Sulawesi Tengah.
Bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Morowali Utara, di halaman kantor Dinas Pertanian dan Pangan Morowali Utara pada Jumat (08/11).
Gerakan ini menjadi langkah penting dalam mendukung pencapaian target Peningkatan Pola Pangan Harapan (PPH) sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2024.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan konsumsi buah dan sayur sebagai bagian dari peningkatan ketahanan pangan di Sulawesi Tengah.
Turut hadir dalam acara ini Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Morowali Utara, Krispen H. Masu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Morowali Utara, Jasrion Ampugo, dan perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan Sulawesi Tengah, Dewi Susantiago.
Arifin Akhmad mengungkapkan, Lapas Kolonodale aktif berpartisipasi dengan menampilkan produk sayuran hasil budidaya warga binaan.
Baik melalui metode tradisional di lahan tanah maupun teknik hidroponik.
“Kegiatan ini sejalan dengan upaya meningkatkan nilai PPH untuk merencanakan kebutuhan konsumsi pangan dan memastikan ketersediaan pangan di masa depan. Ini sesuai dengan arahan Presiden dan Wakil Presiden terkait ketahanan pangan,” kata Arifin.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, menyatakan dukungan penuh atas sinergi Lapas Kolonodale dengan Pemda dan Pemprov untuk berkontribusi dalam program ketahanan pangan.
“Pertanian adalah sektor unggulan dalam ketahanan pangan, dan kami akan terus mendukung inisiatif ini bersama pemerintah daerah,” ujar Hermansyah.
Lapas Kolonodale juga memamerkan piramid hidroponik, yang menjadi daya tarik di acara tersebut dan menunjukkan inovasi warga binaan dalam bidang pertanian berkelanjutan.































