KAPOLDA
Berita  

Kades Dilaporkan ke Polisi, Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa

Ilustrasi dugaan penyalahgunaan dana desa. (Foto IST)

Parimo, Fokusrakyat.net – Kepala Desa (Kades) Tada Utara, Kecamatan Tinombo Selatan, yang dikenal dengan inisial (MG), telah dilaporkan ke Polres Parimo atas dugaan penyalahgunaan dana desa sebesar Rp 170 juta, yang diyakini terjadi pada tahun anggaran 2022 dan 2023.

Laporan tersebut diajukan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) bernama Ihsan, pada Jumat (29/3/2024).

Ihsan mengungkapkan bahwa dugaan korupsi ini terkuak ketika dia menerima sejumlah uang dari Bendahara Desa, yang diduga merupakan bagian dari pembagian dana desa oleh Kades.

“Ia di beri uang sebesar Rp 5 juta pada tahun 2022, dan kemudian Rp 15 juta pada tahun 2023. Saya simpan semua uang tersebut dan jadikan sebagai barang bukti,” ungkap Ihsan, dikutip dari media GlobalSulteng, Sabtu, 30 Maret 2024.

Menurut Ihsan, MG sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan), namun dipecat karena masalah dengan Kades sebelumnya.

Ihsan juga menyampaikan bahwa dugaan kasus korupsi ini telah dilaporkan kepada Camat Tinombo Selatan, namun merasa bahwa tanggapan yang diterimanya kurang memuaskan.

“Mereka menganggap remeh laporan saya dan bahkan mencoba meredamnya dengan meminta agar saya menyelesaikan secara damai dengan Kades,” ujarnya.

Bukan hanya MG, Bendahara Desa Tada Utara juga dilaporkan menerima uang sebesar Rp 15 juta pada tahun anggaran 2023.

Dugaan korupsi tersebut melibatkan sejumlah pengadaan dan pembelian barang, termasuk pengadaan sound system, laptop, perlengkapan pertanian, hingga sewa alat buldoser.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian belum memberikan konfirmasi resmi terkait laporan dugaan korupsi tersebut.

Kasi Humas Polres Parimo, AKP Jan Turangan, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima konfirmasi dari penyidik terkait perkembangan kasus ini.

“Ini kan laporannya barusan, tadi juga kan libur karna masih hari raya saya, jadi saya belum bisa memberikan keterangan, saya juga belum dapat konfirmasi dari penyidik, tapi saya coba cek besok, nanti kalau sudah ada perkembangannya saya segera sampaikan,” katanya.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!