PARIMO – Terkait kerusakan Bendung Ongka Persatuan di Kecamatan Ongka Malino, Alfianto, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong, memberikan penjelasan rinci mengenai langkah penanganan yang telah dilakukan serta rencana pemulihan yang sedang disiapkan.
“Segera setelah kejadian, petugas lapangan selaku Pengamat Irigasi Daerah Irigasi Ongka Persatuan telah melaporkan keadaan tersebut kepada kami, dan kami meminta dilakukan penilaian rinci tingkat kerusakan agar dapat diusulkan untuk perbaikan lebih lanjut. Pengamat irigasi juga menyampaikan kebutuhan mendesak berupa kawat bronjong, namun karena saat itu belum ada persediaan di gudang kami, hal ini segera dikomunikasikan kepada BPBD Kabupaten Parigi Moutong. Ternyata pihak desa juga telah menyampaikan permohonan serupa, dan alhamdulillah bantuan sebanyak 30 lembar kawat bronjong telah disalurkan,” jelasnya.
Dijelaskan pula, petugas pengamat irigasi beserta petugas pengelola dan pemeliharaan lainnya selaku perwakilan resmi Dinas PUPRP senantiasa hadir mendampingi dan bekerja bahu‑membahu bersama kelompok tani dalam melakukan penanganan sementara, guna memastikan aliran air dapat kembali masuk ke saluran irigasi persawahan.
Lebih jauh disampaikan, jauh sebelum kerusakan terjadi, pihaknya sudah mengajukan usulan pemulihan melalui program Instruksi Presiden Nomor 2 yang mencakup perbaikan bangunan bendung beserta jaringan salurannya. Mengingat waktu pelaksanaan yang tersedia hanya sekitar lima bulan, pihak Balai Wilayah Sungai III Palu belum dapat menyetujui pemugaran bangunan bendung utamanya, namun perbaikan jaringan saluran irigasi sudah akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026 ini oleh BWS Wilayah III Palu.
“Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas PUPRP berperan selaku tim teknis pendamping sekaligus pihak penerima manfaat hasil pekerjaan. Adapun rencana pemugaran bangunan bendung utamanya akan kami ajukan kembali pada usulan tahun mendatang,” tambah Alfian.
Pihaknya berharap pelaksanaan perbaikan jaringan irigasi dapat berjalan lancar dan segera terwujud, guna menjamin ketersediaan air yang cukup dan berkelanjutan bagi ratusan hektar lahan pertanian warga di wilayah tersebut.
(Penulis : Suhirman S.Pd)
