Berita  

Diduga Gagal Tender Bangunan Tetap Berdiri, Misteri Pembangunan Dapur Sehat Makan Bergizi Gratis di Morowali

MOROWALI
Proyek pembangunan Dapur Sehat Makan Bergizi Gratis di Kota Bungku, Kabupaten Morowali, tahun anggaran 2025. FOTO : DOK. TIM LUWAK MADU.

Morowali, Fokusrakyat.net – Proyek pembangunan Dapur Sehat Makan Bergizi Gratis di Kota Bungku, Kabupaten Morowali, tahun anggaran 2025, menyisakan tanda tanya besar. Meski tercatat sebagai proyek gagal tender, bangunan dapur yang digadang menjadi pendukung program unggulan Presiden Prabowo itu ternyata sudah berdiri megah di sebelah utara Markas Kodim 1311/Morowali.

Berdasarkan penelusuran, pemerintah daerah melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Morowali sempat membuka lelang dengan kode tender 10051178000 pada 24 Juni 2025 untuk pembangunan unit gedung pelayanan makanan bergizi. Proyek senilai pagu Rp 2,8 miliar dari APBD 2025 itu melekat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Morowali.

Dalam laman LPSE, proyek tersebut tercatat diikuti 23 perusahaan namun akhirnya dinyatakan gagal tender.

BACA JUGA : Cemburu Membabi Buta, Suami Bakar Istri Hidup-Hidup di Palu

BACA JUGA : Pembangunan Puskesmas Talise Tahap I Senilai Rp4,7 Miliar Disorot, Kadis Kesehatan Palu Lempar Tanggung Jawab Klarifikasi Teknis

Uniknya, tanpa proses lelang ulang, bangunan dapur justru sudah rampung dengan desain sederhana, atap seng hijau, dan ukuran sekitar 20×20 meter persegi.

Publik pun mulai bertanya-tanya, bagaimana proyek gagal tender bisa menghasilkan bangunan fisik?

Apakah ada jalur khusus yang membuat proyek ini melangkahi prosedur?

Saat dikonfirmasi, pihak UKPBJ hanya mengarahkan media ke Dinas PUPR Morowali.

Hadi, ST, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, mengungkapkan bahwa dapur tersebut dibangun secara swadaya oleh Kodim 1311/Morowali.

“Itu bangunan milik Kodim, mereka bangun sendiri. Saat mau lelang, pihak Kodim menyampaikan tidak perlu lagi dapur gizi karena sudah ada, dan minta dialihkan ke pembangunan barak prajurit,” jelas Hadi, Jumat (8/8/2025).

Menurut Hadi, anggaran proyek ini berasal dari pos dana hibah Pemda Morowali yang memang rutin disalurkan ke instansi TNI, Polri, dan kejaksaan.

BACA JUGA : Pembangunan Pasar Bahodopi Sarat Masalah, Pengawasan Diduga Longgar

BACA JUGA : PPK Dinkes Palu Diduga Hindari Wartawan Saat Dimintai Tanggapan, Terkait Proyek Puskesmas Talise Rp4,7 Miliar

Rencananya, dana tersebut akan dialihkan ke pembangunan barak sesuai permintaan Kodim.

Namun, pernyataan ini justru menambah teka-teki. Jika dapur dibangun swadaya oleh Kodim, bagaimana alur penganggaran hibah miliaran rupiah itu berjalan?

Apakah mekanisme administrasi sudah sesuai aturan?

Hingga berita ini diterbitkan, Plt Kadis PUPR Morowali, Alkaf ST, belum memberikan tanggapan meski pesan singkat via WhatsApp telah terkirim.

Publik Morowali kini menunggu jawaban pasti: apakah proyek Dapur Sehat Makan Bergizi Gratis ini benar-benar transparan, atau justru menjadi contoh kaburnya batas antara bantuan dan penganggaran yang rawan disalahgunakan.


error: Content is protected !!
Exit mobile version