Palu – Dukungan untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. Anwar Hafid, M.Si dan dr. Reny A. Lamadjido, M.Kes, terus mengalir deras.
Kali ini, ratusan kader Alkhairaat dari berbagai wilayah Sulteng bergabung dengan Relawan Berani Gaspoll, mendeklarasikan dukungan mereka untuk paslon nomor urut 2 ini.
Muhammad Saffa, Koordinator Abnaul Khairaat Sulteng, menyatakan bahwa Anwar Hafid adalah sosok pemimpin yang paling cocok untuk memimpin Sulteng, bukan hanya karena dia adalah kader Alkhairaat, tetapi juga karena pengalamannya yang panjang dalam bidang pelayanan publik.
Baca juga : Cekcok Soal Kerusakan Kipas Angin, Perseteruan Tante dan Ponakan Didamaikan Polisi
Baca juga : Kasus Pembunuhan Ibu Muda, Polisi Temukan Bukti Baru
“Anwar Hafid telah 32 tahun berkecimpung dalam pelayanan publik, menjadikannya figur yang dikenal luas oleh masyarakat,” ujar Saffa.
Rekam Jejak Anwar Hafid yang Kuat
Anwar Hafid memulai kariernya sebagai Kepala Desa Rantebala selama tujuh tahun pada 1992.
Setelah itu, kariernya terus menanjak, mulai dari Camat Towuti hingga Camat Nuha pada awal 2000-an.
Kepemimpinannya yang gemilang membawa Anwar Hafid ke posisi strategis sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur pada 2005.
Sebelum akhirnya menjabat sebagai Bupati Morowali selama dua periode dari 2007 hingga 2018.
Tak berhenti di situ, pada 2019, Anwar Hafid terpilih sebagai Anggota DPR RI yang mewakili Sulawesi Tengah.
Dalam perjalanan panjang kariernya, Anwar Hafid dikenal sebagai pemimpin yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan mengutamakan persatuan, seperti yang diajarkan oleh Alkhairaat.
Dukungan yang Kian Menguat
Saffa juga menegaskan bahwa pasangan Anwar-Reny mencerminkan nilai-nilai yang kuat dalam menjaga persatuan dan kepedulian terhadap sesama.
“Nilai-nilai yang diajarkan di Alkhairaat, terutama soal persatuan dan kepedulian, terlihat jelas pada Anwar Hafid dan Reny Lamadjido,” ujarnya.
Dukungan dari Abnaul Khairaat mempertegas posisi pasangan BERANI (BERSAMA ANWAR – RENY) sebagai kandidat dengan ikatan kuat terhadap budaya dan keagamaan di Sulawesi Tengah.
Selain itu, mereka juga berhasil menarik simpati dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk tokoh masyarakat seperti Rafli Lapanca dari Palasa.
Rafli menyebut Anwar Hafid sebagai pemimpin yang memiliki keberanian dan komitmen untuk mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.
Program BERANI yang Pro Rakyat
Pasangan Anwar Hafid-Reny Lamadjido menawarkan sejumlah program unggulan yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Sulawesi Tengah, di antaranya:
- BERANI Cerdas: Program NAMBASO (Anak Miskin Bisa Sekolah) untuk mendukung pendidikan dari SMA hingga perguruan tinggi dengan biaya UKT minimal Rp 5 juta per tahun. Bagi yang tidak ingin kuliah, disediakan pelatihan keterampilan di balai latihan kerja bertaraf internasional.
- BERANI Sehat: Layanan kesehatan gratis dengan KTP untuk pasien kelas III, tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi.
- BERANI Lancar: Pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 200 km per tahun, dengan total 1.000 km dalam lima tahun.
- BERANI Menyala: Pemerataan distribusi listrik di seluruh Sulteng.
- BERANI Berdering: Pemerataan jaringan telekomunikasi dan internet di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.
- BERANI Murah: Menyediakan sembako murah dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
- BERANI Berkah: Menggelar program keagamaan seperti “Sulteng Mengaji” dan “Sulteng Berjamaah” untuk membawa keberkahan bagi daerah.
- BERANI Panen Raya: Menjamin ketersediaan pupuk yang stabil bagi petani, demi hasil panen yang berlimpah.
- BERANI Tangkap Banyak: Memastikan BBM tersedia bagi nelayan untuk mengatasi masalah kelangkaan yang sering terjadi.
Program-program ini mencerminkan dedikasi Anwar Hafid dan Reny Lamadjido dalam menghadirkan solusi konkret untuk tantangan yang dihadapi Sulawesi Tengah, terutama dalam pendidikan dan kesehatan.
Kedua bidang ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sulteng, yang pada 2023 tercatat di angka 71,66 persen, masih di bawah rata-rata nasional.
Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para kader Alkhairaat, pasangan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido semakin optimis dalam menghadapi Pilkada 2024.
Mereka berkomitmen untuk menjadikan Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan berdaya saing tinggi.































