Sigi, Fokusrakyat.net — Proyek Hunian Tetap (Huntap) Pasca Bencana tahap 2D, Provinsi Sulawesi Tengah, di Sibalaya Utara, sudah menunjukkan progress unit hunian yang cukup baik, dengan banyaknya pekerja yang bekerja di Lokasi Sibalaya Utara.
Terkait isu yang beredar, Nyoman Wijana selaku Site Operational Manager PT. Waskita Karya ketika ditemui menjelaskan, “Terkait isu bahwa Huntap Sibalaya Utara terbengkalai dengan progress fisik pekerjaan 30-40%, saya pastikan itu tidak benar. Saat ini progress di lapangan sudah mencapai 60%, dan jumlah tenaga kerja sudah mencapai 41 orang dan akan terus bertambah. Kami juga mendatangkan Excavator PC50 untuk percepatan pekerjaan penimbunan lantai unit hunian”.
“Kami sudah memenuhi kebutuhan material alam untuk finishing 64 unit rumah di Sibalaya Utara, pengiriman material rangka atap dan material finishing lainnya. Selain itu, pelaksanaan pekerjaan tidak hanya dilakukan pada siang hari tetapi sudah menambah jam kerja menjadi 2 shift lembur hingga malam hari dengan tetap menjaga mutu/kualitas pekerjaan” tambahnya.
Dia menjelaskan, pada saat ini di lapangan, tengah berlangsung pekerjaan finishing dinding, lantai, rangka atap, sambungan rumah serta pekerjaan dinding penahan tanah (DPT) kavling dan blok hunian.
Kata dia, berkaitan dengan material-material pabrikan, Nyoman memberikan keterangan bahwa material pabrikasi khusus seperti pintu jendela uPVC, penutup atap tengah proses pengiriman dari pulau Jawa dan diperkirakan akan onsite pada tanggal 19 Oktober 2023.
Sementara itu, Ary As’Ary Sany, Project Manager PT. Waskita Karya juga memberikan penjelasan terkait rencana penyelesaian Proyek Hunian Tetap (Huntap) ini.
“Kami masih sangat optimis bahwa target penyelesaian proyek sesuai dengan Kontrak yaitu sampai dengan Akhir Desember tahun ini,” terangnya.
Ketika ditanya terkait isu yang beredar, Ary menepis banyak pekerja yang mengundurkan diri karena gaji mereka tidak dibayarkan oleh Waskita.
“Isu tersebut tidak benar. Setiap bulan kami ada pembayaran ke para mandor yang bekerja di Huntap Sibalaya Utara,” terangnya lagi.
“Kami memohon dukungan dari semua pihak agar pekerjaan Huntap ini bisa berjalan dengan baik dan lancar agar Warga Terdampak Bencana (WTB) bisa segera menempati hunian tetap tersebut.” Tutupnya.***
























