Berita  

Polres Tolitoli Rilis Statistik Kejahatan, KDRT dan Curanmor Ikut Mendominasi

polres tolitoli
Polres Tolitoli Rilis Statistik Kejahatan Tahun 2023. (FOTO : RIZAL/FOKUS RAKYAT)

Tolitoli, Fokusrakyat.net – Polres Tolitoli, Sulawesi Tengah, mengadakan konferensi pers akhir tahun guna merilis statistik kejahatan yang telah dihadapi selama tahun 2023.

Dalam jumpa pers yang diadakan di ruang Parama Satwika, 30 Desember 2023, Kepala Kepolisian Resort Tolitoli, Bambang Herkamto SH, didampingi Kasi Humas Iptu Budi Atmojo, menyampaikan informasi terkait kondisi keamanan di wilayah tersebut.

Dari data yang diungkapkan, Polres Tolitoli mencatat 346 kasus gangguan Kamtibmas sepanjang tahun 2023.

Kejahatan konvensional seperti pencurian, penganiayaan, KDRT, curanmor, dan penggelapan masih mendominasi, dengan total 92 kasus pencurian dan 79 kasus penganiayaan.

Menanggapi kasus pencurian, Bambang Herkamto mengungkapkan bahwa dari 92 kasus tersebut, 38 kasus berhasil diselesaikan, mencapai capaian sebesar 41,30%.

Sedangkan untuk penganiayaan, 70 dari 79 kasus berhasil ditangani dan diselesaikan, mencapai prosentase tinggi sebesar 88,60%.

Dalam hal kejahatan kendaraan bermotor (Curanmor), Polres Tolitoli mencatat 39 kasus dengan penyelesaian sebanyak 15 kasus atau 38,46%.

Sementara itu, kasus penggelapan mencapai 17, dan 15 di antaranya telah diselesaikan, dengan prosentase penyelesaian sebesar 58,82%.

Bambang Herkamto juga menyampaikan penanganan kasus KDRT, di mana dari 11 kasus, 9 di antaranya berhasil diselesaikan (81,81%).

Begitu pula dengan kasus penganiayaan terhadap anak, yang mencapai 100% penyelesaian dari total 3 kasus.

Polres Tolitoli berhasil menangani satu kasus korupsi terkait penyalahgunaan dana ADD/DD di Desa Mulya Sari Kecamatan Lampasio, dan kasus tersebut telah terselesaikan dengan baik.

Dalam hal kejahatan narkoba, Kapolres menyampaikan peningkatan jumlah laporan dari tahun ke tahun.

Tahun 2023 mencatat 29 laporan dengan penyelesaian 25 kasus (86,20%) dan total barang bukti sebanyak 1.208,91 gram.

Di samping itu, Bambang Herkamto juga mencatat peningkatan kasus laka lantas dari 327 kasus di tahun 2022 menjadi 346 kasus di tahun 2023. Meski demikian, Kapolres memberikan jaminan bahwa semua kasus yang masih dalam proses akan segera diselesaikan.

“Meskipun terjadi peningkatan dalam kasus narkoba dan laka lantas, kami berjanji untuk menyelesaikan semua sisa kasus secepatnya demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat Tolitoli,” kata Bambang Herkamto menutup jumpa pers tersebut.

 

 

error: Content is protected !!
Exit mobile version