Petani di Desa Towera Desak Pihak Pengrusak Pohon Produktif Bertanggung Jawab dan Ganti Rugi

pohon
Ribuan pohon produktif milik warga petani ditebang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (SIDIK)

Parimo, Fokusrakyat.net – Ketegangan melanda Desa Towera, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, setelah ribuan pohon produktif milik warga petani di desa tersebut ditebang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Para petani, terutama Mariin, pemilik pohon yang dirusak, menuntut ganti rugi atas kerugian yang mereka alami akibat tindakan tersebut.

Sebanyak 700 pohon coklat kakao, 40 pohon Rica Jawa, dan 7 pohon durian yang telah menghasilkan produksi menjadi korban dari aksi pembabatan yang disengaja.

Mariin, salah seorang petani di Desa Towera, mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan tersebut.

Meskipun belum diketahui siapa pelaku sebenarnya, Mariin yakin memiliki saksi yang melihat kejadian tragis ini.

Menurut Mariin, dalam pertemuan dengan Kepala Desa Towera, Rafiin, ia menuntut agar pelaku bertanggung jawab atas tindakannya.

Terlebih lagi, saat ini harga komoditi seperti kakao, cengkeh, rica Jawa, dan durian sedang tinggi.

Namun, hingga saat ini, belum ada pembayaran ganti rugi dari oknum yang melakukan pembabatan tersebut.

Kepala Desa Towera, Rafiin, membenarkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa pihak yang merusak harus segera membayar kerugian yang dialami oleh petani Mariin.

“Kami memastikan bahwa kasus ini akan diproses hukum dan kami akan memastikan agar pelaku bertanggung jawab penuh atas perbuatannya,” ujar Rafiin kepada media ini.

Mariin menegaskan bahwa ia tidak akan tinggal diam dan akan memastikan keadilan ditegakkan.

“Saya merasa sangat terganggu dengan kejadian ini. Tidak hanya saya, tetapi juga petani lainnya yang merasa dirugikan oleh tindakan semena-semena ini. Kami menginginkan keadilan dan kami akan terus berjuang agar hak kami mendapat kejelasan,” tandas Mariin.***

error: Content is protected !!
Exit mobile version