Palu, Fokusrakyat.net – Duka mendalam menyelimuti lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tengah saat salah satu jaksa terbaiknya, Moh. Ronald, dipanggil menghadap Sang Pencipta pada Rabu malam (9/8/2023).
Kepergian yang mendadak ini meninggalkan duka yang mendalam bagi rekan-rekan, keluarga, dan teman-teman almarhum.
Moh. Ronald, yang juga dikenal dengan panggilan Bang Ronald, merupakan Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) di Kejati Sulteng.
Dalam perannya sebagai corong informasi, Bang Ronald telah menjalankan tugas dan fungsi kehumasan di korps Adhyaksa dengan penuh dedikasi dan integritas.
Malam itu, Bang Ronald dilarikan ke Rumah Sakit Dr. Shindu Trisno atau RS Wirabuana di Jalan Sisingamangaraja Palu, setelah diduga mengalami serangan jantung.
Informasi menyebutkan bahwa usahanya untuk bertahan tak mampu mengatasi cobaan ini.
Pemberitaan tentang kepergiannya tersebar melalui pesan WhatsApp oleh Kasi Penyidikan Kejati Sulteng, Moh. Reza Hidayat, kepada anggota Forum Wartawan Kejati (Forwarka) pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 Wita.
Di sana, ia memohon doa dan dukungan untuk almarhum, sambil menyatakan rasa kehilangan yang mendalam.
Bang Ronald adalah sosok yang tak hanya dihormati di lingkungan kerjanya, tetapi juga di kalangan teman-teman dan mitra kerja.
Dengan usianya yang baru 45 tahun, ia telah memberikan kontribusi yang berharga dalam karirnya sebagai jaksa.
Di tengah kesibukannya, Bang Ronald juga dikenal sebagai seorang family man yang selalu menjaga kedekatan dengan istri dan tiga orang anaknya.
Kabar duka ini juga menciptakan gelombang simpati dari berbagai kalangan, baik di internal Kejati maupun di kalangan media sosial.
Berbagai ucapan belasungkawa dan kenangan indah tentang Bang Ronald terus mengalir, menggambarkan betapa besar pengaruhnya dalam hidup banyak orang.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng, Agus Salim, beserta seluruh jajaran, keluarga, dan teman-teman almarhum turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir di rumah duka, yang terletak di Jalan Garuda, Lorong Kutilang, Kota Palu.
Dipastikan bahwa almarhum akan dikebumikan pada Kamis sore, setelah Ba’dah Ashar, di tengah kedatangan putrinya yang saat ini sedang berada di pesantren Malang, Jawa Timur.
Bang Ronald meninggalkan kesan yang mendalam sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, dan baik dalam pergaulan.
Semangatnya dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta para pekerja pers akan selalu dikenang.
Selamat jalan, Bang Ronald. Semoga perjalananmu ke tempat yang lebih baik diliputi oleh kebahagiaan dan kedamaian. Kita akan merindukanmu.***
