KAPOLDA

Kunci Umur Panjang, Inilah Makanan Bantu Memperpanjang Harapan Hidup

makanan
Asupan makanan yang dikonsumsi. (Foto : PMJNews)

fokusrakyat.net — Mengapa beberapa orang dapat mencapai usia panjang dengan kesehatan yang baik sementara yang lain menderita berbagai masalah kesehatan pada usia yang relatif muda?

Penelitian telah menunjukkan bahwa gaya hidup dan pola makan sehat memainkan peran penting dalam menentukan umur panjang seseorang dan kualitas hidup yang optimal.

Menghindari makanan olahan yang tinggi lemak, gula, dan natrium merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

Makanan olahan sering kali kurang nutrisi dan mengandung bahan tambahan yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular.

Baca juga : Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Donor Darah Jelang HUT Bhayangkara Ke-77

Studi telah menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah, dan hazelnut secara teratur dapat membantu memperpanjang harapan hidup dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Kacang-kacangan mengandung lemak sehat, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Kunyit mengandung senyawa aktif bernama kurkumin, yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat. Dalam penelitian, kurkumin telah terbukti membantu mengurangi peradangan kronis dalam tubuh dan risiko penyakit jantung. Kombinasi kunyit dengan lada hitam juga dapat meningkatkan efek positifnya.

Teh hijau mengandung quercetin, sebuah flavonoid dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi. Quercetin dapat membantu memperlambat proses penuaan dengan meningkatkan kemampuan tubuh dalam memperbaiki DNA. Minum teh hijau secara teratur dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

Baca juga : Dugaan Penyalahgunaan Dana BOK Dinkes Tolitoli Mengkhianati Kepentingan Rakyat

Bawang bombai mengandung quercetin yang baik untuk meningkatkan fungsi kognitif. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi bawang bombai secara rutin dapat membantu meningkatkan fungsi otak dan mempertahankan kesehatan mental yang baik.

Mengonsumsi gandum utuh, seperti biji-bijian, sekitar 2,4 ons setiap hari dapat mengurangi risiko kematian dini. Gandum utuh kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang penting bagi kesehatan secara keseluruhan.

Asupan makanan yang sehat dapat memberikan nutrisi penting yang membantu memperbaiki DNA dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan efek penuaan.

Baca juga : Skandal Korupsi Perkebunan Sawit Sulawesi Tengah, Kerugian Triliunan Rupiah Mengguncang Negara

Dengan memilih makanan yang tepat, kita dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kesehatan jangka panjang.

Penelitian ilmiah telah mengkonfirmasi manfaat kesehatan dari makanan seperti kacang-kacangan, kunyit, teh hijau, bawang bombai, dan gandum utuh. Memasukkan makanan-makanan ini dalam diet sehari-hari dapat membantu kita mencapai kesehatan yang optimal.

Memperhatikan gaya hidup dan pola makan sehat merupakan investasi penting bagi kualitas hidup dan harapan hidup yang lebih panjang. Dengan menghindari makanan olahan, mengonsumsi makanan sehat seperti kacang-kacangan, kunyit, teh hijau, bawang bombai, dan gandum utuh, kita dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kesehatan jangka panjang dan memaksimalkan potensi hidup kita.

Dilansir dari Tribratanews, Rabu, 21 Juni 2023, Chief Medical Officer Modern Age, Anant Vinjamoori, menjelaskan ada banyak faktor penentu kesehatan yang ada dalam kendali seseorang dan selama ini disadari. Salah satunya asupan makanan yang dikonsumsi.

“Kuncinya adalah menghindari makanan olahan, yang sering kali tinggi lemak, gula, dan natrium tidak sehat dan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan,” jelasnya, dikutip dari pmjnews, Senin (19/6/23).

Ada beberapa makanan yang dapat membantu memperpanjang harapan hidup. Berikut diantaranya:

1. Kacang-kacangan

Entah itu kacang almond, kacang tanah, hazelnut, pistachio, atau kombinasi beberapa di antaranya sangat baik untuk kesehatan. Menurut studi, orang yang rutin makan kacang memiliki risiko kematian 39 persen lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular.

2. Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin, senyawa bioaktif dengan sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat. Peradangan kronis adalah faktor penting dalam banyak penyakit yang berkaitan dengan penuaan, dan efek anti peradangan kurkumin dapat membantu menguranginya.

Sebuah studi pada 2021 sudah membuktikan efek itu. Kurkumin juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah, menurut ulasan tahun 2022 di ‌Cells‌. Menggabungkan kunyit dengan lada hitam bisa membantu meningkatkan khasiatnya.

3. Teh Hijau

Vinjamoori menyebut teh hijau kaya akan quercetin, flavonoid tanaman yang menunjukkan sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker. Senyawa itu meningkatkan kemampuan tubuh untuk memperbaiki DNA dan berpotensi memperlambat proses penuaan.

4. Bawang Bombai

Bawang bombai juga sumber quercetin yang sangat baik. Berdasarkan hasil uji klinis acak tahun 2021 dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition, rutin makan bawang bombai bisa membantu meningkatkan fungsi kognitif.

5. Gandum Utuh

Orang yang makan sekitar 2,4 ons biji-bijian (setara dengan sekitar 1,5 potong roti gandum) setiap hari memiliki risiko kematian dini lebih rendah, dibandingkan dengan kelompok yang makan lebih sedikit.***

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
Penulis: FR03Editor: ATARISYAH AZHAR
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!