Kejar Target Nasional 14% Penurunan Stunting, Dinas Perikanan Road Show Wilayah Pantai Barat

PERIKANAN
Dinas perikanan sudah menjadwalkan Road Show wilayah pantai barat. FOTO : DOK. REDAKSI.

Donggala – Pemda Donggala, Melalui Dinas perikananan disisa waktu tahun 2025 ini gencar dan bergerak cepat melaksanakan pemenuhan kebutuhan gizi bagi masyarakat atau keluarga yang beresiko stunting.

Berdasarkan data selama Bulan Agustus Dinas perikanan sudah menjadwalkan Road Show wilayah pantai barat, dimulai dari kecamatan Sojol, dan diperkirakan akan berakhir di kecamatan Tanantovea, Cara ini dilakukan untuk megejar target nasional sebesar 14% penurunan angka stunting.

“Kemarin 21 Agustus kita sudah ke wilayah kecamatan Sojol desa Bou Dan Siboang, dan Senin kemarin 25 Agustus kita ke kecamatan Sindue, dan akan terus bergerak hingga berakhir di kecamatan Tanantovea” kata kadis perikanan Ali Asegaf Senin sore kemarin (25/8).

Ali menjelaskan dikecamatan Sindue tepatnya desa Toaya bentuk intervensi penurunan stunting yang dilakukan dengan cara demonstrasi atau cara membuat olahan perikanan untuk memberikan pemberdayaan aksi kerja lapangan dari tidak tau menjadi tau.

“Pola yang kami pilih melakukan demonstrasi sebagai gerakan aksi cepat pemberdayaan keluarga resiko stunting agar dapat mengembangkan usaha ekonomi produktif, bisa mandiri secara ekonomi dalam usaha skala rumah tangga,” bebernya.

Kadis perikanan Ali Asegaf. FOTO : DOK. REDAKSI.

“Setelah melaksanakan Demonstrasi praktek olahan ikan, Pemerintah Kabupaten Donggala menyerahkan 160 Kemasan Olahan Perikanan Kepada 40 Kepala Keluarga Resiko Stunting untuk dapat konsumsi secara langsung karena nilai gizi protein hewani produk olahan ikan sangat besar,” jelasnya.

Ditambahkanya selama kegiatan Demonstrasi pengolahan ikan di desa Toaya, kami membagi empat kelompok, masing-masing kelompok melakukan demonstarsi produk olahan yang berbeda.

(Kelompok Abon Ikan, Burger, Naget Ikan, dan Kelompok Bakso Ikan).

“Kegiatan Demonstrasi ini Dinas Perikanan Menyediakan Modul pembelajaran Olahan sesuai petunjuk teknis. Setiap Kelompok dalam aksi masak olahan perikanan berinteraksi secara langsung dan dapat mengadopsi cara olahan perikanan dengan berbagai menu,” tutupnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version