KAPOLDA

Bupati Donggala Tekankan Penanganan Kemiskinan Ekstrem Harus Serius, 47 Ribu Warga Masuk Kategori Rentan

DONGGALA
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, saat membuka kegiatan Sosialisasi Data Tunggal Ekonomi Sosial Ekstrem Nasional (DTESEN). FOTO/DOK.HUMAS PEMDA DONGGALA

Donggala – Angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Donggala masih menjadi pekerjaan besar pemerintah daerah. Dari 16 kecamatan yang ada, tercatat lebih dari 47 ribu warga masuk dalam kategori miskin ekstrem. Kondisi ketika seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, sanitasi, kesehatan, pendidikan hingga tempat tinggal.

Hal itu disampaikan Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, saat membuka kegiatan Sosialisasi Data Tunggal Ekonomi Sosial Ekstrem Nasional (DTESEN) yang digelar di Aula Kasiromu, Selasa kemarin.

Dalam sambutannya, Bupati Vera menegaskan bahwa penanganan kemiskinan ekstrem tidak boleh sebatas formalitas.

BACA JUGA : Belum Lama Menjabat Kapolda Sulteng Pecahkan Rekor Tertinggi Ungkap 60 Kilogram Sabu

BACA JUGA : Bongkar Jaringan Sabu di Kampal,Pemuda 19 Tahun Ditangkap Satresnarkoba Polres Parimo Dan Berhasil Amankan 22 Paket Siap Edar

“Hingga akhir 2024 kemarin lebih dari 47 ribu warga tercatat sebagai penduduk dengan kategori miskin ekstrem. Penanganan kemiskinan jangan dianggap sebagai formalitas saja,” tegasnya.

Vera menyebut, tingginya angka kemiskinan ekstrem menuntut semua pihak untuk bekerja lebih serius, kolektif, dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Data yang valid akan menghasilkan kebijakan yang adil, dan kebijakan yang adil akan menciptakan kesejahteraan. Kabupaten Donggala adalah salah satu daerah yang paling siap dalam implementasi data tunggal nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Vera juga memberikan pesan khusus kepada 546 peserta sosialisasi DTESEN, yang terdiri dari para kepala desa dan camat se-Kabupaten Donggala. Ia menegaskan bahwa DTESEN bukan hanya sistem data semata, melainkan instrumen penting dalam memperjuangkan keadilan sosial.

“Program DTESEN adalah dasar penyaluran bantuan tepat sasaran. Oleh karena itu, saya tekankan, DTESEN adalah alat perjuangan sosial kita,” tutup Vera.

Melalui penguatan data dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Donggala berharap dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem yang masih membayangi ribuan warganya.

HPN HPN HPN HPN HPN HPN
pasang iklan HPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!