Takwin : Pasangan Sarara Optimis Unggul di Banawa Selatan dan Rio Pakava

Takwin
Foto Ketua Tim Pemenagan SARARA : Takwin. (Tim)

Donggala — Pasangan Sarara (Sahabat Rahmad-Rasyid), terus bergerak melakukan sosialiasi memperkenalkan visi misinya kepada masyarakat.

Seperti yang dilakuakan calon wakil bupati Abd Rasyid, dan ketua tim pemenagan Sarara Takwin, yang sudah sepekan ini intens bertemu masyarakat kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala.

Dua kader terbaik PKS itu (Takwin-Rasyid) tidak akan pernah berhenti mengunjungi 19 desa yang ada di kecamatan Banawa Selatan.

Karena memang dan tidak bisa dipungkiri basis suara dari mantan ketua DPRD Takwin berada di Kecamatan Banawa Tengah, dan Bansel (Banawa Selatan) adalah tempat tinggal dari anggota DPRD propinsi terpilih 14 Februari 2024 kemarin.

Foto : Suasana Santai, calon Wakil bupati Abd Rasyid (kemeja hitam putih) dan ketua tim pemenagannya Takwin samping kiri (batik merah) Pertemuan disalah satu desa kecamatan Banawa selatan. (Tim)

“Tidak usah heboh atau sibuk di medsos, partai PKS sebagai partai pengusung pasangan Sarara tetap solid jalan bersama bertemu masyarakat, satu tujuan memenangkan pasangan sarara,” kata ketua tim sukses Paslon sarara yang juga mantan anggota DPRD Donggala Takwin minggu kemarin (16/9).

Lebih jauh, dikatakan anggota DPRD Propinsi ini, pasangan Sarara akan terus bersosialisiasi di kecamatan Banwa Selatan hingga kecamatan Riopakava.

“Banwa Selatan ada 19 desa, Sarara akan terus maju dan beregerak, selesai Bansel (banawa selatan) kita bergerak lagi ke lalundu kecamatan Riopakava, tidak ada istilah calon bupati A yang kuat atau Si B yang kuat,”sebutnya.

“intinya kita bajalan, penekanan saya kalau ada yang bilang pasangan A yang kuta atau B kuat cuek saja, hal tersebut kita jadikan motifasi untuk tetap bekerja dan menggunguli suara kandidat lain,” tuturnya dengan penuh semangat.

Diketahui metode sosialiasi pasangan Sarara ke masyarakat kabuapten Dongala berbeda dengan paslon lain.

Jika selama ini sosialiasi identik dengan musik elekton dan bagi sembako atau setiap paslon harus berdua berjalan tidak mau berpisah.

Pasangan Sarara tidak seperti itu, harus melengket antara bupati dan wakilnya jika bersosialiasi.

Mereka Sarara (Sahabat Rahmad-Rasyid) terjadwal rapi kapan harus berjalan berdua bertemu masyarakatnya.

Dan keduanya (Rahmad-Rasyid) tidak membawa elekton bertemu masyarakat hanya membawa visi misinya kembangkan pertanian dan perkebunan dengan pemeberian bibit dan pukuk.

Kemudian pembangunan kampus politeknik di wilayah pantai barat, bantuan pendidikan, hingga beasiswa perguruan tinggi, jaminan kesehatan gratis, tunjangan iman masjid dan pegawai syara, serta ADD Plus untuk 158 desa di kabupaten Donggala.

Bahakan Pasangan Sarara siap meneken kontrak poliitk kepada masyarakat kabupaten Donggala terkait visi misinya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version