Berita  

SD Negeri 5 Rio Pakava: Tetap Semangat di Tengah Kekurangan Siswa

SD Negeri 5 Rio Pakava. (Adding Marulu)

Donggala, 13 Januari 2025 – Di Dusun Tinauka, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, berdiri sebuah sekolah dasar yang memiliki cerita unik.

SD Negeri 5 Rio Pakava mungkin terlihat seperti sekolah lainnya, dengan aktivitas belajar mengajar yang berjalan seperti biasa.

Namun, siapa sangka sekolah ini hanya memiliki 16 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Keadaan yang serba terbatas ini menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah tersebut. Salah satu keunikan yang mencolok adalah jumlah siswa yang sangat minim di setiap kelas.

Di kelas 1, hanya ada satu siswa yang terdaftar, sementara kelas 4 bahkan tidak memiliki siswa sama sekali.

Terletak di dusun yang jauh dari pusat kota, SD Negeri 5 Rio Pakava hanya diisi oleh anak-anak setempat.

Faktor geografis menjadi salah satu alasan utama mengapa jumlah siswa sangat sedikit.

Dusun Tinauka berada di pinggir Sungai Lariang dan memiliki jumlah penduduk yang terbatas, sehingga sulit untuk merekrut siswa dari daerah lain.

Meskipun menghadapi tantangan kekurangan siswa, semangat para guru di SD Negeri 5 Rio Pakava tidak pernah surut.

Kepala Sekolah Mirdawati, S.Pd., menjelaskan bahwa mereka terus berinovasi dalam metode pengajaran agar anak-anak tetap antusias dalam belajar.

“Anak-anak di sini kadang mudah menyerah. Kalau satu malas, yang lain ikut-ikutan. Jadi, saya selalu mencoba memvariasikan model pembelajaran dan menyelinginya dengan permainan agar mereka tetap semangat,” ujar Mirdawati.

Namun, masalah jumlah siswa yang sedikit ini berdampak pada operasional sekolah.

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima pun sangat minim karena perhitungannya berdasarkan jumlah siswa.

Untuk menyiasati kekurangan dana, para guru dan kepala sekolah sering kali harus urunan demi memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

“Setiap tahun, rata-rata hanya tiga anak yang masuk sekolah. Berdasarkan peta persebaran penduduk, ke depan mungkin akan ada tambahan tiga anak lagi. Tapi, tetap saja rasanya sedih melihat jumlah siswa yang sedikit ini,” ungkap Mirdawati dengan nada prihatin.

Meskipun demikian, SD Negeri 5 Rio Pakava tetap menjadi simbol perjuangan pendidikan di wilayah terpencil.

Semangat para guru yang terus berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak Dusun Tinauka patut diacungi jempol.

Di tengah segala keterbatasan, mereka membuktikan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, di mana pun mereka berada.

error: Content is protected !!
Exit mobile version