PARIGI MOUTONG — Tiga kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong dilanda bencana pada Jumat (25/9/2026). Banjir melanda wilayah Kecamatan Toribulu, sementara kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Tomini maupun Kecamatan Moutong.
Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, banjir terjadi sekitar pukul 05.00 WITA akibat hujan berintensitas tinggi yang menyebabkan sungai dan saluran irigasi meluap. Peristiwa ini berdampak pada tiga desa, yaitu Desa Tomoli Utara, Toribulu Selatan, dan Singura.
Sebanyak 111 kepala keluarga dengan 111 unit rumah terdampak banjir. Selain pemukiman, luapan air juga memengaruhi plat deker jalan Trans Sulawesi serta fasilitas pendidikan di Desa Singura. Hingga kini tidak ditemukan korban jiwa maupun warga yang mengungsi, dan air banjir telah surut.
Sementara itu, kebakaran lahan terjadi di Desa Tilung, Kecamatan Tomini, sekitar pukul 14.00 WITA dengan luas lahan terbakar sekitar satu hektare. Api berhasil dipadamkan hingga tahap pendinginan oleh unsur terkait bersama warga setempat.
Kebakaran lahan lainnya terjadi di Desa Aedan Raya, Kecamatan Moutong, sekitar pukul 14.35 WITA dengan luas lahan terbakar sekitar satu hektare. Kebakaran bermula dari area pondok pembakaran kopra dan meluas karena rerumputan kering serta tiupan angin kencang. Upaya pemadaman melibatkan personel Yonif TP 918/MM, masyarakat, dan pemilik lahan. Api telah padam sepenuhnya, sementara penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan.
Melalui rilisnya, BPBD Kabupaten Parigi Moutong mengimbau seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi dan kondisi lahan yang kering. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta memastikan api benar-benar padam setelah selesai menggunakan api untuk kegiatan sehari-hari.
(Sumber: BPBD Parigi Moutong/Editor: Suhirman, S.Pd.)
