PARIMO – Akses ruas jalan penghubung Desa Maranti, dikabarkan butuh perhatian pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo).
Karena ruas jalan itu, menjadi satu – satunya jalan penghubung antar desa di wilayah itu.
Kondisi jalan begitu memprihatinkan, sehingga dianggap perlu perhatian dari pemerintah.
Pasalnya, jalan desa juga kondisinya berlubang.
Kemudian, melewati dua jembatan yang juga kondisinya sangat memprihatinkan.
Fadlan, Kepala Desa Maranti, yang baru delapan bulan dilantik menjadi nahkoda desa ini, menyampaikan unek-uneknya kepada awak media ini, saat ditemui di kediamanya, Sabtu, 24 Agustus 2024.
Lanjut Fadlan, kondisi ruas jalan penghubung antar desa ini, kurang lebih hampir sepuluh tahun, belum diperbaiki.
“Selama saya menjabat Kades, beberapa kali jembatan di sapu banjir,” ungkapnya.
Kata dia, beberapa kali itu pula mereka melakukan perbaikan jembatan, secara swadaya bersama masyarakat setempat.
“Selama ini kami sudah melakukan langkah – langkah pengajuan proposal pembangunan infrastruktur desa ini, ke pemerintah provinsi maupun kabupaten, akan tetapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ungkapnya lagi.
Dia berharap, melalui wadah media Fokus Rakyat ini, bisa menjadi penyambung lidah ke pemerintah kabupaten, agar memikirkan jalan penghubung desa ini.
“Kasian kalau ada warga yang mau melahirkan terus keadaan jembatan penghubung dalam keadaan seperti ini, karena posisi jembatan hanya sementara, bukan permanen, bisa rusak kapan saja,” Pungkasnya.
