Berita  

Viral Wisata Permandian Waterboom Kotaraya Barat, Dukung Potensi Pariwisata Pemda Parimo

Wisata
FOTO : Viral Wisata Permandian Waterboom Kotaraya Barat. (DOK)

PARIMO – Dalam hal meningkatkan Destinasi Wisata di suatu daerah perlu sinergitas.

Antara dinas terkait (DINAS PARIWISATA), baik lingkup Provinsi begitu juga Kabupaten.

Selain itu, keterlibatan Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa (Pemdes) itu sendiri juga perlu dilibatkan.

Dengan harga tiket masuk yang tidak merobek kantong, dengan kata lain murah meriah.

Menjadikan Waterboom KBR, beberapa pekan terahir.

Menjadi perhatian para wisatawan lokal dan di luar kecamatan.

Olehnya, bagi kalian warga masyarakat ingin melepas rasa penat di hari libur kerja.

Sekaligus ingin memanjakan keluarga sambil refresing.

Silahkan berkunjung ke lokasi wisata yang mudah di tempuh bertempat di desa Kotaraya Barat.

Tempat Wisata Waterboom KBR ini, hanya memakan waktu 5 menit dari ibu Kota Kecamatan Mepanga.

Wahyudi, yang kerap disapa Bang Kumis selaku Pengelola Permandian Waterboom KBR, saat ditemui awak media ini, Sabtu, 24 Agustus 2024.

FOTO : Wahyudi, yang kerap disapa Bang Kumis selaku Pengelola Permandian Waterboom KBR. (Dok)

Dia mengatakan, sebelumnya ia sedikit memiliki pengalaman di lokasi wisata permandian.

Sehingga, ia berniat dan bersungguh-sungguh membuat konsep permandian Waterboom KBR ini, agar bisa lebih dikenal banyak orang.

Dia menambahkan, mulai dari konsep penempatan Waterboom, kolam, dan sirkulasi air, ia sendiri yang mengerjakan.

“Saya berfikir bagaimana Kotaraya ini dari desa tapi rasa kota, bisa viral nantinya,” ungkapnya.

“Masih banyak yang harus saya benahi di lokasi permandian ini,” ungkapnya lagi.

Kata dia, sebagai penambah faktor penunjang dan beberapa kebutuhan lain, maka ia terus melakukan pembenahan.

Menurutnya, ia berharap ke depan baik pihak Desa dan Kecamatan, ikut membantunya menata destinasi wisata waterboom tersebut.

Bahkan, ia mengajak aparat Pemerintah berkolaborasi pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2024, agar kebutuhan pembangunan destinasi wisata bisa terakomodir dengan baik.

Utamanya, bersama-sama untuk melakukan pengajuan Sarana dan Prasarana ke dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pariwisata.

“Agar desa ini bisa menjadi barometer objek wisata satu – satunya di kabupaten Parigi Moutong,” pungkasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version