Palu, Fokusrakyat.net — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menangani pembangunan gedung baru Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, terkesan menutup diri ketika dikonfirmasi soal polemik pekerjaan konstruksi gedung tersebut akibat diduga belum dibayarkannya subkontraktor hingga saat ini.
Bahkan, subkontraktor dari PT. Sindang Multi Megatama mengancam akan melapor ke Polda Sulteng karena pihaknya merasa dirugikan akibat belum dibayarkan dari sisa pekerjaan dari kontraktor utama PT. MainCoN Djasa Ubersakti.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Ramon, selaku PPK Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulteng, Kementerian PUPR, terkesan menutup diri dan menghindari pertanyaan wartawan soal polemik pembayaran gedung baru UIN Datokarama Palu tersebut.
“Assalamualaikum wr. wb, mohon maaf mengganggu waktunya bang Ramon, selaku PPK menangani pembangunan gedung UIN Datokarama Palu pascabencana, berikut redaksi media kami FOKUS RAKYAT ingin mengkonfirmasi berita terkait konferensi pers dari subkontraktor dari PT. Sindang Multi Megatama tadi malam. Jika berkenan dan tidak memberatkan dimohon tanggapannya bang, terima kasih,” berikut petikan pesan WhatsApp media ini kepada PPK Ramon, baru – baru ini.
Namun, hingga berita ini ditayangkan PPK Ramon belum memberikan tanggapan terkait polemik pembayaran gedung baru UIN Datokarama Palu.
Sebelumnya diberitakan, subkontraktor menghadapi kesulitan keuangan yang parah akibat tidak mendapatkan pembayaran dari kontraktor utama pada proyek pasca bencana gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala).
Skandal ini mencuat, setelah PT. Sindang Multi Megatama secara terbuka menuduh PT. MainCoN Djasa Ubersakti, kontraktor utama proyek, tidak membayarkan jasa hasil pekerjaan mereka.
Dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada Senin malam (24/7), Tris Agustian Panjaitan, perwakilan PT. Sindang Multi Megatama, mengungkapkan bahwa mereka belum menerima pembayaran dari PT. MainCoN Djasa Ubersakti meskipun pekerjaan mereka telah selesai.
Dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada Senin malam (24/7), Tris Agustian Panjaitan, perwakilan PT. Sindang Multi Megatama, mengungkapkan bahwa mereka belum menerima pembayaran dari PT. MainCoN Djasa Ubersakti meskipun pekerjaan mereka telah selesai. (FOTO YUYUN)
“Kami telah menyelesaikan tugas kami sesuai dengan kontrak, tetapi hingga saat ini, pembayaran tidak kunjung kami terima,” tegasnya dengan nada frustasi.
Pihak PT. Sindang Multi Megatama juga menemukan bahwa PT. MainCoN Djasa Ubersakti telah menerima pembayaran sebesar 92 persen dari Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tengah (BPPWS) di Palu.
Sementara itu, PT. Sindang Multi Megatama hanya menerima pembayaran sekitar 78 persen dari total nilai pekerjaan, yang berarti ada sekitar Rp 4 miliar yang belum dibayarkan.
“Kami merasa dipermainkan oleh PT. MainCoN Djasa Ubersakti. Padahal, kami telah bekerja keras dan memenuhi kewajiban kami dengan baik,” ungkap juru bicara PT. Sindang Multi Megatama.
Sementara itu, PT. Sindang Multi Megatama bersikeras untuk mengambil tindakan hukum terhadap PT. MainCoN Djasa Ubersakti. Mereka berencana melaporkan kasus ini ke Polda Sulawesi Tengah dengan tuduhan penipuan dan penggelapan.
Skandal pembayaran proyek pasca bencana ini menimbulkan keprihatinan di masyarakat karena berpotensi merugikan pihak-pihak yang telah bekerja keras untuk memulihkan daerah yang terdampak bencana.
Sementara pihak berwenang sedang menyelidiki kasus ini, para subkontraktor berharap keadilan segera terwujud dan pembayaran yang seharusnya mereka terima dapat segera diselesaikan.***
MEDAN|– Penguatan nilai-nilai Pancasila dinilai menjadi kunci dalam menjaga jati diri bangsa di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan pengaruh budaya asing. Karena itu, masyarakat…
KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Terbaik II Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Provinsi pada ajang Apresiasi…
PARIGI MOUTONG – Pegunungan yang dulu hijau asri dan menyejukkan mata, kini berubah menjadi gundul dan gersang. Jejak kerusakan terlihat jelas di mana-mana, tanah longsor…
MEDAN | – Dalam semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Ormas Horas Bangso Batak (HBB) menggelar kegiatan bakti sosial dan penyembelihan hewan kurban bertajuk “Berqurban…
PALU — Program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, kembali mendapatkan perhatian luas dari…
PARIMO — Terkait desas-desus isu yang menyebutkan Kepala Desa Alo’o diduga menjadi “juru kunci” sekaligus pemain utama pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayahnya, lengkap dengan…
PARIMO — Nama besar dan reputasi mentereng sebagai perusahaan pembiayaan terkemuka anak usaha Bank Danamon, berizin serta diawasi langsung oleh OJK, ternyata tak sejalan dengan…
PARIMO- Malam itu, suasana tenang Dusun IV, Desa Malino, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, berubah seketika menjadi mencekam dan berdarah. Senin malam (25/5/2026), sekitar…
PSemangat berbagi dan kepedulian kepada sesama mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Sulawesi Tengah. Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.,…
PALU-Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, M.Si., didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menerima kunjungan kerja dan audiensi Kepala Badan…
Parigi Moutong – Aksi penganiayaan brutal mengguncang warga Dusun V Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Seorang pria…
DELI SERDANG | — Aksi damai yang digelar Forum Warga Bersatu Sumatra Utara (FWB Sumut) berlangsung di halaman Kantor Camat Labuhan Deli, Jalan Veteran No….
Palu, Selasa 26 Mei 2026 – Tim Resmob Tadulako Polresta Palu berhasil mengamankan seorang pria berinisial AD yang diduga terlibat dalam kasus pencurian di area…
PARIMO–Hujan deras yang mengguyur kawasan Moutong, Senin (25/5/2026), berubah menjadi mimpi buruk berdarah di Jalan Trans Sulawesi. Di tikungan berbahaya Desa Aedan Raya, sebuah mobil…
PARIMO-Hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan dan pemukiman di Kecamatan Torue memicu banjir yang merendam Jalan Trans Sulawesi di Dusun VIII Penebel, Desa Tolai, Kecamatan…
MEDAN–Peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera kembali memunculkan kritik keras terhadap kualitas pelayanan publik sektor energi. Executive Wilayah (EW)…