Potensi Galian C Parigi Moutong Terhalang Proses Izin yang Berbelit‑belit

PARIGI MOUTONG — Potensi sumber daya galian‑C di wilayah Kabupaten Parigi Moutong sebenarnya cukup besar dan dapat menjadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat. Namun banyak pelaku usaha skala kecil dan menengah belum bisa beroperasi secara resmi, karena terhalang prosedur perizinan yang dinilai berbelit‑belit dan sulit diakses. Kondisi ini membuat sebagian kegiatan penggalian masih berjalan tanpa izin resmi meskipun para pelaku berniat menertibkan usahanya.

Banyak pelaku usaha galian‑C skala kecil dan menengah di Kabupaten Parigi Moutong mengeluhkan alur pengurusan izin yang berbelit‑belit, menyulitkan mereka untuk menertibkan kegiatan usahanya. Akibat kesulitan tersebut, sebagian pengusaha terpaksa beroperasi tanpa izin resmi meskipun sesungguhnya mereka ingin menjalankan usaha sesuai aturan yang berlaku.

Menurut keterangan sejumlah pengusaha yang diwawancarai awak media, persyaratan administrasi yang banyak, tahapan pengajuan yang panjang, serta kurangnya bimbingan membuat proses pengurusan izin terasa berat dan memakan biaya besar. “Kami ingin beroperasi secara sah, tetapi alur dan persyaratannya terlalu rumit untuk kami pahami dan penuhi,” ujar salah satu pelaku usaha galian C di Parigi Moutong.

Para pengusaha berharap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dapat menyederhanakan prosedur perizinan, menyusun panduan yang jelas, serta membuka layanan bimbingan agar mereka dapat mengajukan izin dengan lebih mudah. Mereka juga menyatakan siap mematuhi aturan lingkungan, membayar retribusi, dan mengikuti pengawasan selama alur perizinan tidak memberatkan pelaku usaha skala kecil.

Dengan peraturan yang lebih ramah bagi pelaku usaha, diharapkan semakin banyak pengusaha galian‑C di Parigi Moutong dapat menertibkan usahanya, mengurangi praktik tambang ilegal, sekaligus meningkatkan penerimaan APBD kabupaten dan menyerap tenaga kerja lokal.

pasang iklan
error: Content is protected !!