Morowali, Fokusrakyat.net – Kemenangan prestisius Piala Adipura membawa kegembiraan tersendiri bagi Kabupaten Morowali.
Setelah merayakan kemenangan dengan mengarak piala keliling kota di Bungku, Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Ir. H. A Rachmansyah Ismail, M.Agr, MP, memanfaatkan momen keberhasilan tersebut dengan melakukan kunjungan ke PT.Vale Tbk di Bahomotefe, Kecamatan Bungku Tengah, Sulawesi Tengah pada Rabu (6/3-2024).
Dalam wawancara dengan detaknews.id dan 16 media patner lainnya, Pj Bupati Rachmansyah Ismail menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bukan hanya sebagai bentuk apresiasi biasa, melainkan juga sebagai kesempatan untuk mengecek izin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) PT.Vale.
Diketahui, PT.Vale Tbk, perusahaan pertambangan nikel, saat ini sudah memulai produksi setelah mendapatkan pengakuan dalam kontrak karya (KK) hingga Desember 2025.
Pj Bupati Rachmansyah menegaskan bahwa hasil pengecekan AMDAL menunjukkan semua kelengkapan yang dibutuhkan sudah siap.
“Dengan status perusahaan sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) MIND ID, PT.Vale memiliki tanggung jawab besar terhadap keberlanjutan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Lebih lanjut, menurut informasi dari google.com, PT.Vale harus membuat keputusan penting pada akhir kontrak karya, Desember 2025.
Untuk memperpanjang kontrak, perusahaan harus melepas sebagian sahamnya ke pemerintah, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No 3 Tahun 2020 yang mewajibkan badan usaha dengan kepemilikan saham asing melepas 51 persennya.
Dalam produksi nikel di Blok Sorowako, PT.Vale menggunakan teknologi pyrometalurgi, yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan rata-rata 75.000 metrik ton nikel per tahun.
Saat ini, perusahaan mempekerjakan lebih dari 2.900 karyawan dan 9.103 pekerja non-karyawan per Agustus 2022, menunjukkan kontribusi signifikan terhadap lapangan kerja di daerah tersebut.
Sebagai informasi tambahan, PT.Vale Indonesia Tbk, sebelumnya dikenal sebagai PT International Nickel Indonesia, didirikan pada Juli 1968 dan memperoleh izin eksplorasi, penambangan, dan pengolahan nikel dari pemerintah Indonesia.
Mayoritas saham PT.Vale dipegang oleh Vale Canada Limited, yang sebagian besar dimiliki oleh Vale S.A., dengan kepemilikan oleh MIND ID, Sumitomo Metal Mining Co. Ltd., dan publik.
