PALU – Semangat baru dan komitmen kuat mengiringi pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, S.H., M.H., pada Selasa (5/5/2026).
Dengan penuh khidmat di Aula Abdul Azis Lamadjido Lt. 6, dua pejabat utama resmi menduduki posisi strategis, yakni Asisten Pembinaan Kejati Sulteng dan Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong. Langkah ini merupakan bukti nyata upaya penyegaran organisasi demi menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin dinamis.
Dalam arahannya, Zullikar Tanjung menegaskan bahwa perpindahan jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata komitmen institusi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Penegakan hukum di era saat ini dituntut tidak hanya tegas, tetapi juga bermanfaat dan mampu menjadi pendorong kebangkitan ekonomi nasional.
“Kita menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat dan waktu yang tepat, berdasarkan integritas serta profesionalitas yang telah terbukti,” tegasnya.
Adapun nama-nama yang dipercaya mengemban amanah baru adalah:
✅ Dr. Benny Siswanto, S.H., M.H. → Asisten Pembinaan Kejati Sulteng (menggantikan Fitri Zulfahmi, S.H., M.H.)
✅ Dian Herdiman, S.H., M.H. → Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong (menggantikan Purnama, S.H., M.H.)
Kepada Dr. Benny Siswanto, dituntut peran maksimal dalam mengelola manajemen organisasi, kepegawaian, keuangan, hingga pengembangan teknologi informasi dan data kriminal guna mendukung reformasi birokrasi.
Sementara itu, Dian Herdiman diarahkan untuk mengawal kebijakan hukum dengan pendekatan yang berkeadilan, baik preventif maupun represif. Selain menangani perkara hingga tuntas, ia juga didorong untuk agresif dalam upaya pemulihan aset negara dan mempererat sinergi dengan instansi terkait.
“Jabatan ini adalah amanah besar. Sumpah yang diucapkan adalah komitmen suci yang harus dijaga dengan integritas dan tanggung jawab penuh, karena akan dipertanggungjawabkan,” pesan Kajati dengan tegas.
Suasana haru turut menyelimuti acara dengan disampaikannya apresiasi mendalam kepada pejabat lama, Fitri Zulfahmi dan Purnama, atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan. Terima kasih tak lupa ditujukan kepada para istri yang selalu setia mendukung dengan tulus dan sabar.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, membawa harapan agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan bagi jajaran Kejaksaan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
































