Donggala – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, melalui Dinas Perikanan, menyalurkan bantuan 776 kilogram ikan segar kepada masyarakat Desa Powelua, Kecamatan Banawa Tengah.
Aksi ini merupakan bagian dari program intervensi pemerintah dalam mengatasi masalah stunting di wilayah tersebut.
Puluhan warga Dusun I, Desa Powelua, terlihat antusias menyambut kedatangan bantuan ikan segar yang diangkut menggunakan satu mobil pick-up.
Setiap penerima bantuan mendapatkan 6 kilogram ikan segar, dengan proses penyaluran yang dilakukan satu per satu, di mana penerima dipanggil sesuai daftar.
Acara pembagian bantuan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assegaf, SPi MH, didampingi oleh Camat Banawa Tengah, Rahmadi, dan Kepala Desa Powelua, Asmin.
Dalam sambutannya, Ali Assegaf menjelaskan bahwa bantuan ikan segar ini bertujuan mendorong peningkatan konsumsi ikan per kapita di Kabupaten Donggala.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menggerakkan masyarakat untuk lebih gemar makan ikan, mengingat ikan merupakan sumber protein yang sangat penting. Dengan konsumsi ikan yang lebih tinggi, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi dan protein yang baik,” ujar Ali Assegaf pada kegiatan yang berlangsung pada 27 September lalu.
Lebih lanjut, Ali mengungkapkan bahwa pemberian bantuan ikan segar ini juga merupakan upaya strategis untuk menekan angka stunting di Desa Powelua, yang menurut data puskesmas dan Dinas Keluarga Berencana (KB), menjadi salah satu desa dengan angka stunting tertinggi di Kecamatan Banawa Tengah.
“Aksi ini ditujukan tidak hanya untuk anak-anak yang tercatat sebagai penerima bantuan stunting, namun juga mencakup keluarga miskin dan masyarakat umum. Kami ingin seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari bantuan ini,” tambahnya.
Camat Banawa Tengah, Rahmadi, juga turut menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemkab Donggala yang aktif membantu masyarakat di Desa Powelua.
Ia berharap aksi seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah konkret untuk mendorong penurunan angka stunting.
Dengan adanya aksi nyata dari pemerintah ini, diharapkan Desa Powelua dapat mencapai perbaikan gizi yang signifikan serta memajukan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, khususnya dalam kesehatan anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa.





















